Diperbarui 29 October 2026, 03:00 WIB
Setiap hari, Bu Neni berkeliling menjajakan jamu tradisional seharga Rp5.000 per gelas. Dari setiap gelas yang terjual, Bu Neni hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp2.000. Meski penghasilannya terbatas, Bu Neni tetap berjuang mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan untuk anaknya yang sakit.

Bu Neni bukan hanya menghidupi dirinya sendiri. Ia juga harus memenuhi kebutuhan anaknya yang mengidap hidrosefalus dan cerebral palsy, termasuk biaya terapi, diapers, susu, serta tambahan gizi sehari-hari.

Sayangnya, perjuangan Bu Neni kini semakin berat. Kini, sepedah Bu Neni untuk berjualan telah mengalami kerusakan setelah terserempet sepeda motor yang tidak bertanggung jawab. Kondisi ini menjadi kendala bagi Bu Neni untuk kembali berjualan dan mendapatkan penghasilan bagi Bu Neni.

Mengapa bantuan ini mendesak?
Bu Neni membutuhkan dukungan untuk memperbaiki gerobak agar dapat kembali berjualan, sekaligus memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan anaknya. Bantuan juga diperlukan untuk mendukung kebutuhan gizi sehari-hari serta pengembangan usaha agar Bu Neni dapat memperoleh penghasilan yang lebih baik.
Donasi akan digunakan untuk apa?
Mari bersama-sama bantu Bu Neni agar dapat kembali berjualan, merawat anaknya dengan lebih layak, dan terus memperjuangkan pendidikan kedua adiknya. Bantu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4.Dapatkan laporan melalui email

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung