Bantu Ibu Tunanetra Nafkahi dan Obati Anak Celebral Palsy
Bantu Ibu Tunanetra Nafkahi dan Obati Anak Celebral Palsy

Bantu Ibu Tunanetra Nafkahi dan Obati Anak Celebral Palsy

Rp 720.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
21
Tercapai
2%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 02 November 2026, 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

03 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Dunia Ibu Walmi kelam tanpa cahaya sejak lahir, namun ia menolak menyerah pada kegelapan demi masa depan empat anaknya yang masih kecil. Setiap hari, wanita tuna netra tangguh ini menyusuri jalanan untuk menjajakan camilan murah seharga Rp2.000. Langkah kakinya yang terbatas dituntun oleh Wahyu, anak bungsunya yang juga mengalami keterbatasan fisik berupa mata juling.

Di tengah keterbatasannya, Ibu Walmi sering kali menjadi sasaran orang-orang tak bertanggung jawab; barang dagangannya kerap dicuri oleh pembeli yang memanfaatkan kebutaannya dengan mengambil camilan lebih dari uang yang dibayarkan. Menghadapi kejamnya jalanan dan hinaan verbal yang sering menerpa mereka, Ibu Walmi hanya bisa pasrah dan terus melangkah.

Penghasilan dari jualan camilan berkisar antara Rp20.000 hingga Rp100.000 sehari, itu pun jika beruntung. Tak jarang ia harus pulang dengan tangan hampa karena tidak ada satu pun dagangan yang laku. Sementara itu, suaminya yang berusia 20 tahun lebih tua hanya bekerja sebagai buruh bersih-bersih panggilan dengan upah yang sangat tidak menentu. Impitan ekonomi ini membuat keluarga kecil yang sebatang kara tanpa kerabat lain ini hidup dalam trauma mendalam. Mereka pernah diusir paksa dari kontrakan terdahulu karena menunggak, bahkan seluruh barang-barang di dalam rumah mereka disita habis oleh pemilik kontrakan lama. Kini, mereka harus memutar otak demi membayar sewa kontrakan sempit sebesar Rp600.000 setiap bulannya.

Duka di dalam rumah petak mereka kian menyayat hati saat melihat kondisi anak ketiganya, Yasir (7 tahun). Bocah malang ini menderita cerebral palsy parah yang menyebabkan kelumpuhan pada setengah tubuhnya, serta kehilangan kemampuan untuk melihat, mendengar, dan berbicara. Di sisi lain, dua anak tertuanya yang duduk di kelas 6 SD juga membutuhkan biaya sekolah yang terus menuntut setiap bulan. Ketika kebutuhan dasar tak terpenuhi dan tagihan kontrakan menumpuk, perselisihan akibat keputusasaan tak jarang melanda. Begitu beratnya beban yang dipikul sendirian dalam kegelapan hingga Ibu Walmi kerap kali terlintas bisikan pilu untuk mengakhiri hidupnya karena tak kuat lagi dihimpit kemiskinan.


Di tengah segala keterbatasan dan rasa perih yang mendera, keluarga kecil ini tetap saling menjaga dan menyayangi satu sama lain. Ibu Walmi memendam sebuah impian yang teramat mulia demi anak-anaknya. Ia sangat berharap bisa mendapatkan modal usaha untuk membuka warung sembako kecil di kontrakannya. Dengan begitu, ia dan anak bungsunya tidak perlu lagi kepanasan berkeliling jalanan, ia bisa mengawasi anaknya yang lumpuh, serta memiliki penghasilan mandiri yang layak. Uluran tangan kita hari ini adalah seberkas cahaya kehidupan yang dikirimkan Tuhan untuk menghapus air mata, menjauhkan keputusan putus asa, dan memuliakan masa depan keluarga Ibu Walmi.


Mari Hadirkan Cahaya dan Masa Depan Layak untuk Keluarga Ibu Walmi!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Ade Yudhistira
Rp 25.000
03 October 2026, 16:19

Semoga ibu bs mendapatkan modal usaha utk berjualan di rmh & anaknya bs mendapatkan bantuan medis