Ditinggal Suami & Hidup Sebatang Kara, Ema Yayah Berjuang Sendiri
Ditinggal Suami & Hidup Sebatang Kara, Ema Yayah Berjuang Sendiri

Ditinggal Suami & Hidup Sebatang Kara, Ema Yayah Berjuang Sendiri

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
80 hari

Diperbarui 16 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Muhamad Adipati Zardary Nauzy
Individu terverifikasi
Menggalang dana untuk
Bantu Emak Yayah Sebatang Kara Berjualan Ketan Keliling dengan Kaki Pincang

Cerita

12 October 2026

Di usianya yang sudah menginjak 70 tahun, Ema Yayah harus terus berjuang seorang diri demi bertahan hidup. Kini, di masa tuanya, beliau tinggal sendirian di rumah bilik sederhana dan menggantungkan hidup dari berjualan ketan dan kerupuk buatan sendiri.

Setiap malam hingga subuh, Ema mengolah dagangannya sendirian, lalu berjalan keliling dari masjid ke masjid untuk menjual ketan seharga Rp3.000.


Padahal, kondisi fisiknya terus melemah—Ema memiliki riwayat sesak napas (asma) dan kakinya memendek sebelah akibat pernah jatuh dari tangga masjid saat berjualan.

sering kali tak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok harian. Mari bersama bantu Ema Yayah mendapatkan modal usaha yang lebih layak dan menetap serta santunan kebutuhan harian agar beliau tidak perlu lagi memaksakan fisik rentanya berjualan keliling di usia senja.

Ayo ulurkan tangan dan berdonasi melalui:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;

2. Masukkan nominal donasi;

3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;

4.Dapatkan laporan melalui email.


Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.