Di usia 107 tahun, seharusnya Nek Titi bisa menikmati masa tua dengan tenang.

Namun setiap hari, beliau masih harusberjalan keliling menjual telur asin, gorengan, dan kacang-kacangan demi menyambung hidup.
Tiga tahun ditinggal suami, Nek Titi tetap memilih berjuang sendiri.

Meski tubuhnya sudah renta, beliau tetap berangkat sejak pagi dan pulang saat dagangan habis atau tenaganya sudah tak kuat lagi.
Bahkan, Nek Titi pernah terjatuh sepulang berjualan hingga kepalanya terluka. Namun setelah pulih, beliau kembali turun ke jalan karena tidak punya pilihan lain.
Di sisa usianya, Nek Titi hanya ingin hidup lebih tenang dan tidak menjadi beban bagi keluarganya.
Orang baik, yuk jadi harapan untuk Nek Titi agar beliau bisa menikmati hari tuanya dengan lebih layak dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4.Dapatkan laporan melalui email.