Di usia 56 tahun, Pak Yono masih berusaha mencari nafkah dengan berjualan tisu. Dahulu, Pak Yono bekerja sebagai seorang security, hingga ia menjadi korban kekerasan berupa penyiraman air keras yang menyebabkan wajahnya mengalami kerusakan berat dan membuatnya tidak dapat melihat. Meski menghadapi keterbatasan, Pak Yono tetap berusaha bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena tidak dapat melihat, Pak Yono kini membutuhkan pendampingan dari ibunya, Ibu Nurlela, saat berjualan. Tisu yang dijual dibeli dengan harga sekitar Rp2.000 dan dijual kembali seharga Rp3.000, sehingga keuntungan yang diperoleh hanya sekitar Rp1.000 dari setiap tisu. Di usia tuanya, Ibu Nurlela tetap setia menemani dan merawat anaknya, meskipun ia sendiri mengalami kesulitan berbicara akibat kondisi tiroid.

Kini, Pak Yono membutuhkan biaya operasi pembukaan selaput mata untuk mendapatkan penanganan terhadap kondisi penglihatannya. Sementara itu, Ibu Nurlela juga membutuhkan biaya pengobatan tiroid. Dengan penghasilan yang terbatas, kebutuhan pengobatan keduanya menjadi beban yang sulit untuk dipenuhi.

Mari bersama membantu Pak Yono dan Ibu Nurlela mendapatkan pengobatan yang mereka butuhkan. Donasi yang diberikan akan membantu biaya operasi Pak Yono serta pengobatan Ibu Nurlela. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi perjuangan mereka. Yuk, sisihkan sebagian rezeki kita dan bantu ringankan perjuangan Pak Yono dan ibunya.

Bantu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4.Dapatkan laporan melalui email.
