Diperbarui 23 October 2026, 15:00 WIB
“Kaki Abah Sakit, Tapi Kalau Berhenti Jualan, Keluarga Abah Mau Makan Apa?”
Setiap malam, saat kebanyakan orang sudah terlelap, Abah Anton justru masih berjuang mendorong gerobak papeda keliling. Dari pukul 7 malam sampai 2 dini hari, Abah bertahan mencari pembeli meski kedua kakinya sakit, penuh varises, dan terkadang membuatnya berjalan pincang. Gerobak roda dua yang berat dan sudah rusak itu harus tetap Abah dorong, meski setiap beberapa langkah Abah perlu berhenti untuk beristirahat dan menahan sakit.
Namun, perjuangan Abah tak selalu membuahkan hasil. Pernah, sejak pukul 7 malam hingga tengah malam, Abah hanya mendapat Rp20.000. Bahkan, saat dagangan sepi, Abah sampai tertidur sambil menunggu pembeli. Di tengah keterbatasan itu, Abah masih harus menanggung kebutuhan istri dan dua cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Penghasilannya yang tak menentu membuat Abah kesulitan membayar kontrakan Rp500.000 per bulan, membeli makanan, hingga memenuhi kebutuhan sekolah cucunya. Demi bertahan, Abah terpaksa berutang ke bank keliling. Kini, tunggakan kontrakan mulai menumpuk, sementara cucunya membutuhkan seragam baru karena seragam lama sudah kusam dan kekecilan.

Yuk, bantu ringankan perjuangan Abah Anton agar bisa memiliki gerobak yang lebih layak, memenuhi kebutuhan keluarganya, dan menyekolahkan kedua cucunya tanpa terus dibayangi utang.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Yallah semog saya segera dapat pekerjaan yang sesui jurusan saya dan saya dapat segera melunasi hutang hutang saya. Orang tua sehat selalu