Tak Sekolah Karena Kemiskinan Dek agus (13 tahun) Cari Nafkah dan Rawat Ayah lumpuh Sendirian
Tak Sekolah Karena Kemiskinan Dek agus (13 tahun) Cari Nafkah dan Rawat Ayah lumpuh Sendirian

Tak Sekolah Karena Kemiskinan Dek agus (13 tahun) Cari Nafkah dan Rawat Ayah lumpuh Sendirian

Rp 50.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
1
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 27 July 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

26 June 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 13 tahun, Agus seharusnya sedang asyik bermain dan belajar di sekolah. Namun, kenyataan pahit merenggut masa kecilnya. Agus bahkan tidak tahu nama lengkap atau usianya sendiri karena sejak kecil tak pernah merasakan bangku sekolah akibat kemiskinan. Keadaan kian menyedihkan setelah sang ibu meninggal dunia, dan dua adiknya terpaksa diadopsi orang lain karena keluarga tak mampu memberi makan. Kini, Agus tinggal berdua dengan ayahnya, Pak Saripudin, di sebuah gubuk tidak layak di pinggir sawah warga.

image-content

Penderitaan keluarga ini bermula saat Pak Saripudin menjadi korban tabrak lari yang menyebabkan kaki kanannya lumpuh total dan pinggangnya membengkak hebat. Tanpa pengobatan medis yang layak, sang ayah hanya bisa berjalan tertatih menggunakan tongkat kayu buatan sendiri. Kehilangan kemampuan bekerja, tanggung jawab mencari nafkah kini sepenuhnya berada di pundak Agus. Ia berkeliling menjajakan siomay kering mini, meski seringkali harus berhenti jualan karena modalnya habis terpakai untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari.

image-content

Hidup di gubuk yang jauh dari pemukiman membuat akses mereka sangat terbatas. Di dalam bangunan rapuh itu, seringkali tak ada aroma masakan. Agus dan ayahnya lebih sering menahan lapar dan hanya meminum air putih untuk bertahan hidup. Peralatan rumah seperti tabung gas pun sudah habis terjual demi menyambung nyawa. Kondisi keuangan yang hancur membuat Agus tumbuh menjadi anak yang sangat pemalu dan sulit bersosialisasi, ia terasing dari dunia luar karena beban hidup yang terlalu berat.

image-content

Sahabat Kebaikan, Agus menyimpan mimpi besar di balik diamnya. Ia ingin sekali bisa sekolah, mengobati kaki ayahnya agar bisa berjalan normal kembali, dan memiliki rumah yang aman untuk berteduh. Mari kita tunjukkan bahwa Agus tidak berjuang sendirian. Uluran tangan Anda adalah harapan bagi Agus untuk melihat masa depan dan memberikan kehidupan yang layak bagi ayahnya. Jangan biarkan mimpi Agus terkubur di gubuk sawah, mari donasi sekarang.



  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.


Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.


*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama



Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 50.000
26 June 2026, 21:22

Semoga dapat membantu ya dek, Semangat selalu. In sya allah rezeki datang kalau dicari 🙏🏻