Bantu Perjuangan Bocah Penjual Es Demi Tetap Sekolah

Bantu Perjuangan Bocah Penjual Es Demi Tetap Sekolah

Rp 50.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
1 Donatur
29 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 05 September 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

04 September 2026

Di saat anak-anak seusianya menghabiskan waktu sore untuk bermain gembira, Dek Boy (11 tahun) harus memeluk kedewasaan sebelum waktunya. Sepulang sekolah, dengan masih mengenakan seragamnya, bocah yang dikenal sangat pendiam ini bergegas mengambil alih gerobak es untuk berjualan keliling. Langkah kaki kecilnya menggantikan peran sang ayah, seorang penyandang disabilitas fisik yang kini kian kesulitan berjalan akibat sakit kaki yang parah. Boy menolak malu dan memilih memeras keringat demi membantu menopang kebutuhan kedua adiknya yang masih sangat kecil, yang kini baru saja memasuki jenjang TK dan kelas 1 SD.

Namun, kejamnya dunia sering kali menghantam pundak kecilnya tanpa ampun. Berjualan di tengah lapangan tempat anak-anak seusianya bermain, Boy kerap kali menjadi korban perundungan yang keji. Kalimat pengusiran yang kasar dan ejekan dari teman-temannya membuat Boy tumbuh menjadi anak yang trauma, menarik diri, dan jarang sekali berbicara. Nestapa itu kian berlapis karena sang ayah di rumah pun sering menjadi bahan olokan warga sekitar yang meniru cara berjalannya. Semua luka batin itu dipendam sendiri oleh Boy; ia tak pernah mengeluh atau menangis di depan orang tuanya, dan tetap memilih rajin melangkah menjemput rezeki.

Dari setiap es yang berhasil ia jual, Boy hanya membawa pulang penghasilan kotor berkisar antara Rp14.000 hingga Rp35.000, yang sebagian besarnya harus diputar kembali untuk modal es esok hari. Ibunya hanyalah pekerja cadangan di pabrik cuanki dengan upah Rp30.000 sehari yang tidak menentu. Impitan ekonomi ini membuat keluarga mereka kerap kali terancam kelaparan; bahkan sang ayah mengaku pernah terpaksa tidak memasak nasi sama sekali karena kehabisan beras dan uang. Akibatnya, Boy terpaksa pergi ke sekolah tanpa sepatu dan hanya beralaskan sandal seadanya, serta memakai seragam bekas pemberian orang lain yang sudah tidak layak.

Kini, beban pikiran keluarga kian menumpuk seiring besarnya biaya sekolah yang dibutuhkan oleh kedua adik Boy untuk membeli seragam, alat tulis, sepatu, tas, hingga uang pangkal TK. Di sisa tenaganya, sang ayah memendam impian besar untuk bisa mendapatkan modal usaha kembali agar bisa berjualan baju di pasar seperti dulu sebelum modalnya habis tergerus masa pandemi. Ayahnya sangat ingin menafkahi keluarganya secara utuh tanpa harus mengandalkan anaknya yang masih kecil. Uluran tangan kita hari ini adalah jawaban atas doa-doa hening Dek Boy agar ia bisa kembali bersekolah dengan layak dan melihat ayahnya mandiri tanpa dihina lagi.


Mari Bentangkan Kebaikan, Beri Perlengkapan Sekolah dan Modal Usaha untuk Keluarga Dek Boy!

campaign dan berdonasi dengan cara: 

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

04 September 2026 20:04
Rp 50.000
Amin
adek, semoga kedepannya kehidupan kamu lebih baik 🤍