JUANG DEK ZICO JUAL MARTABAK DEMI OBATI AYAH YANG SAKIT
JUANG DEK ZICO JUAL MARTABAK DEMI OBATI AYAH YANG SAKIT

JUANG DEK ZICO JUAL MARTABAK DEMI OBATI AYAH YANG SAKIT

Rp 0
terkumpul dari Rp 50.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
30 hari

Diperbarui 27 October 2026, 13:24 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
KINDNESS FOR EVERYONE

Cerita

27 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang masih sangat belia, Dek Zico terpaksa mengubur dalam-dalam impian masa kecilnya. Sejak kelas 5 SD, bocah tegar ini terpaksa putus sekolah demi membantu sang ayah yang berjuang melawan penyakit saraf kejepit di tangannya. Saban hari dari pukul delapan pagi hingga sebelas malam, Zico menyusuri jalanan mengasong martabak cokelat kacang bikinan ayahnya. Kondisi fisik yang kelelahan hebat kerap memicu hidung kecilnya tiba-tiba mimisan hingga menetes ke bajunya di tengah jalan. Namun, meski baju bersimbah darah dan perut kelaparan, Zico menolak pulang dan memilih terus melangkah karena dagangannya baru laku satu bungkus.


Perjuangan Zico di jalanan dipenuhi derita dan ancaman fisik yang membahayakan. Ia pernah menjadi korban pemalakan oleh sekumpulan anak SMP hingga ketakutan dan berlari kencang sampai terjatuh. Pahitnya, insiden itu membuat seluruh martabak dagangannya berserakan di tanah, kotor, dan tak bisa lagi dijual. Di saat sepi pembeli, bocah ini sering terduduk melamun menahan lapar dan ngantuk hingga meneteskan air mata di sudut jalan. Tak jarang, Zico juga harus menelan pil pahit menjadi sasaran ejekan dan hinaan teman-teman sebayanya hanya karena ia harus berjualan hingga larut malam.

Duka Zico kian membiru akibat keutuhan keluarga yang runtuh seketika. Sang ibu tega pergi meninggalkan Zico, ayah, serta tiga saudaranya tanpa alasan jelas, lalu meminta cerai dan membawa pergi rapor sekolah Zico. Dahulu sang ayah sempat sukses, namun penyakit saraf kejepit membuat usahanya gulung tikar hingga seluruh aset ludes untuk menutup utang. Kini, keluarga kecil ini hanya bernaung di kontrakan minimalis yang sering menunggak. Pendapatan Zico yang terkadang hanya Rp10.000 sehari membuat keluarga ini sering kali kebingungan mencari sesuap nasi, bahkan sang ayah sempat berniat menjual tabung gas satu-satunya demi modal membuat martabak.

Harapan terbesar Zico amat bersahaja: ia merindukan bangku sekolah, ingin kembali bermain seperti anak-anak lainnya, serta melihat sang ayah memiliki modal usaha yang tak membebani tangannya yang sakit. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya kebaikan yang amat berarti untuk mengusap air mata perjuangan Zico, melunasi tunggakan kontrakan dan utang warung, mencukupi biaya pendidikannya, serta memberikan modal usaha yang layak bagi keluarganya. Mari bersama-sama kita bantu Dek Zico agar dapat meraih kembali masa depannya.

Mari Alirkan Kebaikan! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Sekolah Dek Zico, Modal Usaha Layak Sang Ayah, Pelunasan Tunggakan Kontrakan & Utang Warung, serta Pemenuhan Kebutuhan Hidup Harian Keluarganya! Klik BANTU SEKARANG!

  • Klik “DONASI SEKARANG”;
  • Masukkan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via e-mail.

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.