Di Usia 12 Tahun, Isnaini Keliling Jual Kerupuk Demi Obati Ibunya yang Sakit

Di Usia 12 Tahun, Isnaini Keliling Jual Kerupuk Demi Obati Ibunya yang Sakit

Rp 120.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
29 hari lagi
DONASI SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 06 March 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Lentera Saling Berbagi Kebaikan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

05 March 2026

Tiga tahun sejak kepergian sang ayah, hidup Isnaini Nurpansa (12th) berubah drastis. Tak ada lagi waktu untuk bermain, karena sepulang sekolah ia harus memikul tampah kerupuk elod untuk berkeliling kampung. Isnaini terpaksa menjadi tulang punggung keluarga karena Ibu Juanah, satu-satunya orang tua yang ia miliki, kini sering jatuh sakit akibat penyakit lambung kronis dan tak lagi mampu bekerja mencari rongsok.

Kondisi tempat tinggal mereka pun sangat memprihatinkan. Mereka bertahan di sebuah gubuk rapuh yang dindingnya sudah bolong dan harus disangga bambu agar tidak ambruk. Setiap kali hujan deras mengguyur, Isnaini dan ibunya harus berlari keluar mencari perlindungan di rumah tetangga. Rasa takut akan rumah yang roboh menimpa mereka selalu menghantui tiap malam, membuat istirahat mereka jauh dari kata tenang.

Dengan penghasilan paling banyak Rp20.000 sehari, jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari dan membeli obat ibu saja seringkali tidak cukup. Isnaini seringkali menahan tangis saat melihat dagangannya tak laku, namun ia menolak menyerah. "Aku nggak mau ibu pergi meninggalkan aku seperti ayah," ucapnya lirih. Kegigihan bocah SMP ini adalah bentuk pengabdian luar biasa di tengah kemiskinan yang menjepit.

Sahabat, Isnaini adalah potret anak tangguh yang butuh uluran tangan kita. Mari bersama-sama kita ringankan bebannya dengan membantu biaya pengobatan sang ibu dan merenovasi rumah mereka agar layak dihuni. Jangan biarkan Isnaini berjuang sendirian di tengah kerentanan ini. Setiap donasi yang Anda berikan adalah harapan baru bagi Isnaini untuk menggapai cita-citanya tanpa rasa takut akan kehilangan rumah dan ibunya.

 

Yuk kita bersedkah bantu sesama yang kekurangan dan membutuhkan, bantu perjuangannya dengan berdonasi. Kalian dapat berdonasi dengan cara :

1. Klik “Donasi Sekarang;

2. Masukan nominal donasinya;

3. Pilih metode pembayaran;

4. Dapatkan laporan via email.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

06 March 2026 08:21
Rp 50.000
Amin
JADI#SirkelBaik

Di Usia 12 Tahun, Aura Sudah Yatim Piatu dan Harus Berjualan Demi Makan Bersama Kakeknya

Yayasan Lentera Saling Berbagi Kebaikan
Telah mengajak 0 orang berdonasi
Rp 0

Untung Rp1.000 dari Jualan Cemilan, Itulah Cara Aura (12) Bertahan Hidup Bersama Kakeknya

Yayasan Lentera Saling Berbagi Kebaikan
Telah mengajak 0 orang berdonasi
Rp 0