Diperbarui 02 November 2026, 15:00 WIB
Di Usia 84 Tahun, Abah Tarya Masih Berjuang Menjemput Rezeki
Di usia yang seharusnya dihabiskan untuk beristirahat, Abah Tarya, seorang lansia berusia 84 tahun, masih harus berjuang mencari nafkah dengan segala keterbatasan fisiknya.
Setiap pagi, sejak pukul 06.00 hingga 12.00 siang, Abah menuntun sepeda tuanya yang membawa dagangan telur asin. Telur-telur itu bukan miliknya sendiri, melainkan diambil dari orang lain untuk kemudian Abah jual kembali.
Dari perjuangan itu, Abah hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp10.000–Rp20.000 per hari. Jumlah yang mungkin terasa kecil bagi sebagian orang, tetapi begitu berarti bagi Abah untuk melanjutkan hidup.
Langkahnya tak lagi sekuat dulu. Setelah berjalan cukup jauh, tubuhnya sering merasa lelah, tangannya gemetar, dan tenaganya semakin terkuras. Namun, di balik tubuh yang renta itu, masih ada semangat yang terus menyala. Abah tetap berjalan, menuntun sepeda tuanya, berharap dagangannya laku hari itu.
Bukan karena Abah tak ingin beristirahat. Bukan pula karena Abah tak merasakan lelah. Tetapi hidup membuatnya harus terus berusaha, meski usia dan keadaan tak lagi berpihak kepadanya.
Di balik setiap telur asin yang Abah jual, tersimpan sebuah harapan sederhana: Abah ingin memiliki modal usaha sendiri. Abah ingin berdagang dengan modal miliknya, agar bisa memperoleh penghasilan yang lebih baik tanpa harus terus mengambil dagangan dari orang lain.
Harapan itu mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi Abah Tarya, itulah impian yang ingin diwujudkannya di usia senja.
Kisah Abah mengajarkan kita bahwa di balik senyum seorang lansia, bisa tersimpan perjuangan panjang yang tak pernah kita ketahui. Terkadang, yang mereka butuhkan bukan sekadar belas kasihan, melainkan kesempatan untuk hidup lebih layak dan bantuan agar bisa terus berusaha dengan mandiri.
Mari hadirkan harapan untuk Abah Tarya.
Sedikit bantuan dari kita mungkin terasa kecil, tetapi bisa menjadi modal usaha yang sangat berarti bagi Abah. Semoga langkah-langkah tua yang selama ini menuntun sepeda demi mencari rezeki, kelak tak harus lagi menempuh perjalanan yang begitu berat.
Karena setiap lansia berhak menjalani hari tua dengan lebih tenang, bermartabat, dan penuh harapan.
Semoga Allah melapangkan rezeki Abah Tarya, menguatkan tubuhnya, serta menjadikan setiap kebaikan yang kita berikan sebagai jalan hadirnya pertolongan dan keberkahan.
Dukungan dari Sahabat Baik dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, memberikan modal usaha, serta meringankan perjuangan beliau agar dapat menjalani masa tua dengan lebih layak dan tenang. Disclaimer:Dana yang terkumpul akan digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari Abah idik, modal usaha, serta mendukung penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Lentera Pijar Kebaikan.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
smoga donasi utk abah segera mcapai target.. aamiin ya Allah 🤲
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung