JUALAN SAMBIL NGESOT!! Bantu Kakak Beradik Disabilitas Berjuang Demi Sesuap Nasi
JUALAN SAMBIL NGESOT!! Bantu Kakak Beradik Disabilitas Berjuang Demi Sesuap Nasi

JUALAN SAMBIL NGESOT!! Bantu Kakak Beradik Disabilitas Berjuang Demi Sesuap Nasi

Rp 830.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
14
Tercapai
2%
Sisa waktu
29 hari

Diperbarui 17 October 2026, 04:32 WIB

Penggalang Dana

Salam Mukti Foundation
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

16 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Bayangkan hidup di dunia di mana keberadaanmu sering kali diabaikan... Kaum disabilitas hidup dalam realitas ini setiap hari. Keterbatasan fisik yang alami membuat mereka memandang ke sebelah mata, seolah-olah mereka tidak berdaya. Tanpa pilihan untuk hidup 'normal', hak-hak mereka sebagai manusia sering kali terabaikan, meskipun mereka memiliki potensi dan impian yang sama seperti kita semua.

Bayangkan kehilangan hak-hak dasar seperti berjalan atau bahkan menerima pelayanan kesehatan yang layak...

Itulah yang dialami oleh kakak beradik Asep dan Ade. Sejak usia 3 tahun, mereka mengalami gangguan fisik yang bermula dari sakit kejang-kejang. Meskipun orang tua mereka telah berusaha keras mencari pengobatan, takdir berkata lain. Hingga kini, kaki mereka mengecil dan tak lagi bisa digunakan untuk berjalan, membatasi kehidupan mereka dalam banyak hal, termasuk akses ke fasilitas umum, kesehatan, dan pendidikan.

Meski mengalami banyak kesulitan, Asep tetap berjuang keras untuk membantu meringankan beban ayahnya. Dengan kondisi fisik yang tidak sempurna, ia bekerja sebagai buruh harian lepas di kebun milik orang lain. Tak hanya itu, Asep dan keluarganya juga cocok menanam di kebun kecil depan rumah, menanam singkong dan umbi-umbian. Hasil bumi sederhana ini mereka jual untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, menunjukkan ketangguhan di tengah keterbatasan.

Asep dan Ade kini hanya tinggal bertiga dengan ayahnya, Pak Apen, yang sudah lanjut usia. Setelah ditinggal oleh sang ibu, kekhawatiran Pak Apen semakin besar terhadap masa depan kedua anaknya. Ia berharap Asep dan Ade bisa mendapatkan bantuan modal usaha dan kursi roda agar kehidupan mereka sedikit lebih ringan. Terlebih lagi Ade juga mengalami gangguan pendengaran dan sangat membutuhkan alat bantu dengar.

Kisah Asep dan Ade hanyalah salah satu dari banyak cerita serupa antara saudara-saudara kita yang hidup dengan disabilitas, penuh perjuangan dan harapan. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita. Mari, jadilah bagian dari perubahan nyata dengan membantu mereka meraih kehidupan yang lebih baik. Langkah mudah untuk berdonasi:

Klik tombol Donasi Sekarang.

Masukkan nominal donasi yang ingin Anda berikan.

Pilih metode pembayaran yang nyaman (GO-PAY, Dompet Kebaikan, BCA, BNI, BNI Syariah, BRI, Mandiri, Kartu Kredit).

Anda akan menerima laporan donasi langsung melalui email.

Setiap kontribusi Anda, sekecil apa pun, akan membuat perbedaan besar bagi kehidupan mereka. Ayo bergerak bersama, bantu para difabel di seluruh nusantara!

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
17 October 2026, 00:53

dilancarkan rezekinya ya pak

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung

Teman Baik

Lihat semua