Usia 78 Tahun Jual Mie Demi Obati Sakit Tulang

Usia 78 Tahun Jual Mie Demi Obati Sakit Tulang

Rp 1.570.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
54 Donatur
20 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 18 September 2026 18:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

08 September 2026

Di usianya yang telah menginjak 78 tahun, Abah Amir harus menelan duka di tengah keterbatasan fisik yang kian menggerogoti tubuh rentanya. Lansia ini menggantungkan hidupnya dengan berjualan mie lidi dan makaroni goreng hasil olahannya sendiri. Demi mengais rezeki, empat hari dalam seminggu mulai sore hingga larut malam Abah nekat bertaruh tenaga menjajakan dagangannya di tengah keramaian. Pahitnya lagi, untuk mencapai tempat berdagang saja Abah harus menyisihkan ongkos becak yang amat besar, yakni 70 ribu rupiah sekali jalan. Angka yang teramat berat bagi seorang lansia yang penghasilannya amat menentu dan sering kali tak sanggup menutup biaya operasional tersebut.

IMG_8753.JPGPenderitaan Abah Amir kian menyayat hati akibat penyakit tulang di kaki yang diidapnya sejak tahun 2023 lalu. Penyakit mengerikan ini membuat kedua kakinya tak bisa lagi diluruskan, bahkan memadamkan kemampuannya untuk berjalan secara total. Keterbatasan fisik ini membuat mobilitas harian Abah di rumah kontrakan sempitnya menjadi sebuah siksaan nyata. Untuk sekadar pergi ke kamar mandi, Abah harus merangkak di atas lantai, memasrahkan sarungnya basah kuyup tersapu air kotor. Rasa malu pada tetangga serta rasa lelah yang teramat sangat tak jarang membuat Abah terpaksa membuang air kecil di celana karena tak sanggup lagi merangkak menuju toilet.

IMG_8736.jpg

Kejamnya perjuangan di jalanan pun kerap menghampiri fisik Abah Amir yang kian rapuh. Karena keterbatasan kakinya, Abah pernah jatuh terjungkal di tempat berjualan. Ketika rasa nyeri luar biasa menyerang kakinya di tengah riuk-pikuk keramaian atau saat hujan deras menerpa, Abah hanya bisa menahan sakit seorang diri sembari berteduh di balik tenda-tenda darurat. Duka kian lengkap karena Abah dan adiknya kini terancam kehilangan tempat bernaung. Sewa kontrakan sebesar 450 ribu rupiah per bulan telah menunggak hingga dua bulan karena uang hasil berjualan tak pernah mencukupi, sementara pengobatan medis untuk kakinya hanyalah impian semu yang tak terjangkau.

IMG_8826.jpg

Di balik rasa sakit yang terus ditahannya dan kepasrahan menjalani hari, Abah Amir memendam asa sederhana yang amat mendalam: beliau sangat merindukan kesembuhan agar bisa kembali berjalan normal seperti dahulu kala. Beliau merindukan pengobatan medis yang layak untuk penyakit tulangnya, pelunasan tunggakan kontrakan agar tak terancam terusir, serta modal usaha yang lebih stabil demi memuliakan senja usianya. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya penerang untuk menghentikan penderitaan Abah Amir, membawanya ke penanganan medis yang tepat, dan menghadirkan kehidupan yang jauh lebih bermartabat.


Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Pengobatan Medis Tulang Kaki, Pelunasan Tunggakan Rumah, dan Modal Usaha Layak Bagi Abah Amir!

Klik “DONASI SEKARANG” : 

Masukkan nominal donasinya :

Pilih metode pembayaran : 

Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Dyah Soegih Arti

15 September 2026 - 04:52
Rp 20.000
Amin
Semoga Ibu dyah s diampuni dosanya..canggih dipertemukan jodoh yg diinginkan dan terbaik