Di balik gumpalan tumor yang kian membesar di lehernya selama dua tahun terakhir, Abah Enjang Aan (seorang lansia sebatang kara) terus bertaruh nyawa demi menyambung hidup. Setelah usaha gordennya bangkrut dan ditinggal cerai oleh sang istri beserta empat anaknya, beliau terpaksa menggantungkan nasib menjadi penjual kaos kaki keliling di pasar lokal dari jam enam pagi hingga siang hari. Kaos kaki tersebut merupakan milik orang lain, di mana Abah hanya mengantongi untung sepuluh ribu rupiah per lusin. Demi menambah sesuap nasi, Abah rela menyambi membersihkan ikan dengan upah belasan ribu—meski harus memicu gatal-gatal hebat di kulitnya akibat terpaksa mencuci tangan menggunakan air selokan.

Pahitnya perjuangan Abah Enjang di jalanan sering kali berbalas pilu tanpa hasil sepeser pun. Tak jarang, kaos kaki yang dijajakannya tak laku sama sekali dalam sehari. Jika dagangan sepi, Abah terpaksa tidak makan dan hanya mengganjal perutnya yang lapar dengan tegukan air putih atau nasi berlauk daun singkong seadanya. Rasa pusing yang amat berat dan pegal hebat akibat tumor di lehernya kerap menyerang di tengah jalan, bahkan beliau pernah jatuh dari sepeda motor sewaan saat hendak berangkat berdagang. Kini, tunggakan sewa motor pun kian menumpuk karena hasil jualannya jangankan untuk bayar sewa, untuk berobat pun amat jauh dari cukup.

Kondisi tempat bernaung Abah Enjang saat ini pun tak kalah memprihatinkan. Lantaran tak sanggup lagi membayar tunggakan kontrakan sebesar 500 ribu rupiah per bulan yang sudah berjalan empat bulan, Abah memilih pergi karena merasa tak enak hati. Sempat menumpang tidur di masjid, kini Abah tinggal di sebuah saung sepetak buatan tetangga yang baru ditempatinya selama satu bulan. Di saung bambu yang rapuh itu, tubuh tuanya harus menahan dinginnya angin malam dan kebasahan akibat atap yang bocor setiap kali hujan deras mengguyur. Tanpa sanak saudara yang mendampingi, Abah hanya bisa mengoleskan obat seadanya saat rasa sakit di lehernya kian tak tertahankan.

Di balik kepasrahannya yang teramat sangat dan kepasrahan jika sewaktu-waktu dipanggil oleh Yang Mahakuasa, Abah Enjang menyimpan asa bersahaja untuk bisa berobat dengan layak dan memiliki tempat tinggal yang lebih manusiawi. Beliau amat membutuhkan tindakan medis operasi tumor lehernya agar tak lagi menyiksa fisiknya saat mengais rezeki. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya penerang untuk menghentikan penderitaan Abah Enjang, membebaskannya dari jerat tumor dan kemiskinan, serta menghadirkan kedamaian di masa tuanya.
Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Operasi Tumor Leher, Pelunasan Tunggakan Sewa, dan Tempat Tinggal Layak Bagi Abah Enjang Aan!
Klik “DONASI SEKARANG” :
Masukkan nominal donasinya :
Pilih metode pembayaran :
Dapatkan laporan via e-mail :

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hallo,Sobat Berdampak!
Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.
Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.
Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.
Salam hangat,
Ayo Kita Peduli