Pedih!!! Jual Kaos Kaki Demi Obati Kanker Sendirian

Pedih!!! Jual Kaos Kaki Demi Obati Kanker Sendirian

Rp 2.230.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
79 Donatur
20 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 18 September 2026 18:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

08 September 2026

Di balik gumpalan tumor yang kian membesar di lehernya selama dua tahun terakhir, Abah Enjang Aan (seorang lansia sebatang kara) terus bertaruh nyawa demi menyambung hidup. Setelah usaha gordennya bangkrut dan ditinggal cerai oleh sang istri beserta empat anaknya, beliau terpaksa menggantungkan nasib menjadi penjual kaos kaki keliling di pasar lokal dari jam enam pagi hingga siang hari. Kaos kaki tersebut merupakan milik orang lain, di mana Abah hanya mengantongi untung sepuluh ribu rupiah per lusin. Demi menambah sesuap nasi, Abah rela menyambi membersihkan ikan dengan upah belasan ribu—meski harus memicu gatal-gatal hebat di kulitnya akibat terpaksa mencuci tangan menggunakan air selokan.

IMG_7267.JPG

Pahitnya perjuangan Abah Enjang di jalanan sering kali berbalas pilu tanpa hasil sepeser pun. Tak jarang, kaos kaki yang dijajakannya tak laku sama sekali dalam sehari. Jika dagangan sepi, Abah terpaksa tidak makan dan hanya mengganjal perutnya yang lapar dengan tegukan air putih atau nasi berlauk daun singkong seadanya. Rasa pusing yang amat berat dan pegal hebat akibat tumor di lehernya kerap menyerang di tengah jalan, bahkan beliau pernah jatuh dari sepeda motor sewaan saat hendak berangkat berdagang. Kini, tunggakan sewa motor pun kian menumpuk karena hasil jualannya jangankan untuk bayar sewa, untuk berobat pun amat jauh dari cukup.

IMG_8868.JPG

Kondisi tempat bernaung Abah Enjang saat ini pun tak kalah memprihatinkan. Lantaran tak sanggup lagi membayar tunggakan kontrakan sebesar 500 ribu rupiah per bulan yang sudah berjalan empat bulan, Abah memilih pergi karena merasa tak enak hati. Sempat menumpang tidur di masjid, kini Abah tinggal di sebuah saung sepetak buatan tetangga yang baru ditempatinya selama satu bulan. Di saung bambu yang rapuh itu, tubuh tuanya harus menahan dinginnya angin malam dan kebasahan akibat atap yang bocor setiap kali hujan deras mengguyur. Tanpa sanak saudara yang mendampingi, Abah hanya bisa mengoleskan obat seadanya saat rasa sakit di lehernya kian tak tertahankan.

IMG_7331.JPG

Di balik kepasrahannya yang teramat sangat dan kepasrahan jika sewaktu-waktu dipanggil oleh Yang Mahakuasa, Abah Enjang menyimpan asa bersahaja untuk bisa berobat dengan layak dan memiliki tempat tinggal yang lebih manusiawi. Beliau amat membutuhkan tindakan medis operasi tumor lehernya agar tak lagi menyiksa fisiknya saat mengais rezeki. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya penerang untuk menghentikan penderitaan Abah Enjang, membebaskannya dari jerat tumor dan kemiskinan, serta menghadirkan kedamaian di masa tuanya.

Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Operasi Tumor Leher, Pelunasan Tunggakan Sewa, dan Tempat Tinggal Layak Bagi Abah Enjang Aan!

Klik “DONASI SEKARANG” : 

Masukkan nominal donasinya :

Pilih metode pembayaran : 

Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

18 September 2026 16:43
Rp 20.000
Amin
Semoga lekas membaik keadaannya ya, Bah.