Juang Lansia Jual Mainan Cepot Hidup Sebatangkara
Juang Lansia Jual Mainan Cepot Hidup Sebatangkara

Juang Lansia Jual Mainan Cepot Hidup Sebatangkara

Rp 470.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
16
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 09 July 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

08 June 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 80 tahun, Abah Yayat masih berjualan mainan cepot keliling demi bertahan hidup seorang diri di kontrakan kecil yang jauh dari layak. Penghasilannya sangat minim, hanya sekitar Rp25 ribu–Rp50 ribu per hari dan itu pun masih harus dipotong setoran modal kepada bosnya. Bahkan tak jarang Abah pulang tanpa membawa uang sama sekali. Untuk makan sehari-hari, Abah sering hanya makan nasi putih dengan bumbu penyedap, bahkan nasi tersebut kerap berasal dari pemberian tetangganya yang iba melihat kondisi Abah.

Tubuh Abah kini sudah bongkok dan lemah. Penyakit darah rendah yang dideritanya sering membuat Abah pusing, sempoyongan, hingga jatuh saat berjualan di jalanan. Tetangga sekitar juga menyebut Abah mulai sering linglung hingga pernah lupa jalan pulang saat mencari nafkah. Di tengah kondisi fisiknya yang semakin menurun, Abah tetap memaksakan diri berjualan karena tidak memiliki keluarga yang mendampingi. Anak satu-satunya sangat jarang menjenguk, sementara Abah masih harus memikirkan biaya kontrakan dan hutang modal dagang yang belum mampu dilunasi.

Meski hidup dalam kesepian dan keterbatasan, Abah Yayat tetap bertahan dan berharap bisa berobat dengan layak serta memiliki modal usaha agar tidak terus terlilit hutang. Mari bantu Abah Yayat agar hari tuanya tidak lagi dilalui dengan menahan lapar, sakit, dan berjuang sendirian di tengah keterbatasan.

Klik Donasi Sekarang;

Masukan nominal donasinya;

Pilih metode pembayaran;

Dapatkan laporan via email.

 Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul The Power Of Kindness.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
RnS
Rp 50.000
07 July 2026, 13:02

Bismillah Ya Allah limpahkan kesehatan & rejeki untuk Abah Yayat. Dgn rahmatMu bukakan pintu jodoh untuk putri sulungku segera pertemukan dgn jodoh terbaik & menikah di th 2026 ini dgn cara yg afiyah. Aamiin