Putus Sekolah!!! Jangan Biarkan Albie Hidupi Tiga Adiknya Sendirian
Putus Sekolah!!! Jangan Biarkan Albie Hidupi Tiga Adiknya Sendirian

Putus Sekolah!!! Jangan Biarkan Albie Hidupi Tiga Adiknya Sendirian

Rp 9.290.294
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
260
Tercapai
30%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 17 July 2026, 12:18 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

23 February 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Albie baru berusia 13 tahun. Di usia ketika anak-anak seusianya duduk di bangku SMP, belajar, bercanda, dan bermimpi, Albie justru sudah memikul tanggung jawab yang bahkan orang dewasa pun belum tentu sanggup menjalaninya.

Albie adalah anak kedua dari lima bersaudara. Seharusnya sekarang ia duduk di kelas 1 SMP. Namun sejak kelas 5 SD, Albie terpaksa berhenti sekolah. Bukan karena malas, bukan karena tidak ingin belajar, melainkan karena ia harus memastikan adik-adiknya tetap bisa makan dan sekolah. Tunggakan sekolah sebesar Rp900.000 menjadi titik akhir pendidikannya.

Sejak putus sekolah, Albie berjualan donat milik tetangganya setiap hari. Ia mulai berkeliling dari pukul 06.30 pagi hingga sore, bahkan tak jarang pulang hingga pukul 7 malam karena dagangannya belum habis. Satu donat dijual seharga Rp2.000, namun keuntungan yang Albie dapatkan hanya Rp500 per buah. Jika donatnya tak laku, ia dimarahi. Jika terlalu sedikit yang terjual, ia juga dimarahi. Kadang, ia hanya bisa memakan donat dagangannya sendiri untuk menahan lapar.

 

Penghasilannya tak menentu, rata-rata hanya Rp20.000–30.000 per hari. Dari jumlah itu, sering kali Albie hanya kebagian Rp10.000 untuk dirinya sendiri. Untuk makan, ia harus berhemat. Bahkan tak jarang ia menahan lapar dan hanya minum air itu pun jika ia punya uang untuk membeli air minum. Albie bahkan tidak memiliki botol minum sendiri.

Karena berjualan donat saja tidak cukup, Albie pernah bekerja sebagai buruh cuci piring di tukang ketoprak, dari pukul 10 pagi hingga 5 sore dengan upah Rp35.000. Kini, ia juga membantu berjualan cuangki: menyiapkan lapak, mencuci piring, mengantar pesanan, hingga membuatkan kopi.

 

Namun beban Albie tak berhenti pada dirinya sendiri. Setiap hari, ia bertanggung jawab memberi bekal Rp5.000 untuk dua adiknya yang berusia 5 dan 10 tahun, serta membeli susu untuk adiknya yang masih berusia 2 tahun. Meski hidup terpisah, Albie juga tetap membantu kebutuhan sekolah adiknya yang lain agar tidak putus sekolah seperti dirinya. Bantu Perjuangan Dek Albie Sekarang!

Ramadhan sebagai momen berbagi dan menguatkan pejuang keluarga seperti Dek Albie.

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Hamba Allah SWT
Rp 25.000
17 July 2026, 12:18

Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan, kesehatan & perlindungan utk hamba sekeluarga.....aamiin