UPAH HANYA 5.000! Lansia Ini Tetap Jualan Kopi Sambil Menahan Sakit
UPAH HANYA 5.000! Lansia Ini Tetap Jualan Kopi Sambil Menahan Sakit

UPAH HANYA 5.000! Lansia Ini Tetap Jualan Kopi Sambil Menahan Sakit

Rp 301.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
6
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 30 May 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

29 April 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Amun adalah seorang lansia berusia 70 tahun yang menjalani hari-harinya dalam kesunyian dan keterbatasan. Di rumah peninggalan orang tuanya, Abah tinggal seorang diri. Abah sudah lama berpisah dengan istrinya dan hanya memiliki satu orang anak. Sayangnya, kondisi ekonomi sang anak yang hanya bekerja serabutan membuatnya tidak lagi mampu membantu memenuhi kebutuhan harian Abah.

 

 

Untuk bertahan hidup, Abah Amun berjualan kopi keliling dengan harga Rp5.000 per gelas. Sudah sekitar 15 tahun Abah mencoba berbagai macam usaha kecil, mulai dari berjualan kerupuk, telur puyuh tanggung, balon, hingga akhirnya kopi. Dari semua usaha itu, kopi menjadi modal terakhir yang Abah miliki. Dengan sisa uang Rp50.000, Abah membeli tiga renceng kopi dengan harapan masih bisa menyambung hidup. Namun, penghasilan dari berjualan kopi sangat terbatas. Dalam sehari, Abah hanya mampu makan dua kali, biasanya di siang dan malam hari. Ketika dagangan sepi, Abah sering kali hanya minum air untuk menahan lapar. Rasa sakit di perut mungkin sudah terbiasa, tetapi pusing sering menyerangnya.

 

Kondisi tempat tinggal Abah pun memprihatinkan. Rumahnya sering gelap karena Abah tidak mampu membeli token listrik. Hingga empat bulan lalu, lantai rumah Abah masih berupa tanah. Saat hujan datang, rumah tersebut selalu kebanjiran. Rumah yang lembap membuat kondisi Abah semakin rentan sakit. Air sumur di rumahnya pun tidak layak digunakan, sehingga Abah terpaksa mandi di masjid dengan biaya Rp15.000 per bulan.

  

Selain keterbatasan ekonomi, Abah juga harus menghadapi masalah kesehatan. Selama enam tahun terakhir, Abah menderita penyakit kulit yang bermula saat ia berniat membantu seorang nenek membersihkan selokan di depan gang agar tidak banjir. Setelah itu, bercak-bercak putih mulai muncul di belakang lutut, ketiak, dan pangkal paha. Hingga kini, Abah belum mendapatkan pengobatan yang layak dan berkelanjutan.

 

Cobaan hidup Abah belum berhenti di situ. Beberapa waktu lalu, Abah pernah tertabrak mobil saat menyeberang jalan. Ia sempat tidak sadarkan diri dengan darah bercucuran. Meski seharusnya menjalani operasi, Abah menolak karena tidak ingin memberatkan orang yang menabraknya. Ia hanya menerima empat jahitan di pelipis. Setelah kecelakaan itu, Abah sempat kesulitan menelan makanan selama dua minggu.

 

Kini, Abah Amun terus berjuang dengan sisa tenaga dan harapan yang ia miliki. Bantuan kita sangat berarti untuk membantu Abah memenuhi kebutuhan hidup, berobat, dan menjalani hari tuanya dengan lebih layak dan manusiawi.

 

Sobat Berdampak! Mari wujudkan Ramadan yang penuh dengan kebaikan melalui campaign dan program Semua Berhak Dirayakan. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara: 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 50.000
06 May 2026, 14:41