USIA 13 TAHUN! Tasya Tak Pernah Lelah Berjuang Demi Hidupnya
USIA 13 TAHUN! Tasya Tak Pernah Lelah Berjuang Demi Hidupnya

USIA 13 TAHUN! Tasya Tak Pernah Lelah Berjuang Demi Hidupnya

Rp 50.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
1
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 17 May 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

16 April 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 13 tahun, Tasya seharusnya pulang sekolah untuk bermain atau beristirahat. Namun kenyataannya berbeda. Setiap hari setelah pulang sekolah, Tasya langsung mengambil sepeda tuanya untuk berkeliling menjual gorengan atau dimsum di sekitar rumah dan perumahan.

 

 

Dagangan yang ia jual pun bukan miliknya sendiri, Tasya hanya mengambil dari orang lain untuk dijual kembali. Dari pagi hingga siang ia belajar di sekolah, lalu siang hingga sore bahkan kadang sampai malam, Tasya berjuang mencari pembeli. Jika dagangannya habis, Tasya sangat bahagia. Tapi jika hanya sedikit yang laku, ia pulang dengan hati sedih karena merasa belum bisa membantu mamahnya.

 

 

Tasya tinggal di kontrakan sederhana bersama kedua orang tua dan dua kakaknya. Ayahnya bekerja di depot air dengan gaji sekitar Rp700 ribu per bulan, sementara ibunya kadang mencari rongsokan demi menambah biaya makan keluarga. Dari berjualan keliling dengan sepeda, Tasya paling banyak hanya mendapat keuntungan sekitar Rp25 ribu sehari.

 

 

Perjuangan Tasya tidak selalu mudah. Ia pernah jatuh dari sepeda karena ban licin saat hujan hingga dagangannya basah dan rusak. Pernah juga rem sepedanya tiba-tiba blong sampai kuku kakinya berdarah. Bahkan Tasya pernah jatuh sakit karena terlalu lelah berjualan.

 

 

Meski begitu, Tasya tetap semangat. Sebagian hasil jualannya ia berikan kepada ibunya untuk membantu keluarga. Kadang jika tidak ada lauk di rumah, Tasya hanya makan dengan kecap. Baju pramuka yang ia pakai pun masih yang sama sejak kelas 1 SD, kini sudah sempit dan tidak layak dipakai lagi.

 

Saat ini keluarga Tasya bahkan belum mampu membayar kontrakan bulan ini.

 

 

Sahabat baik, di balik lelahnya berjualan, Tasya memiliki mimpi besar. Ia ingin membeli perlengkapan sekolah yang layak, memperbaiki sepedanya agar aman dipakai berjualan, dan suatu hari nanti ingin menjadi dokter hewan. Tasya juga bermimpi bisa membuat dimsum sendiri dan membuka warung kecil di rumah agar tidak perlu lagi berkeliling jauh untuk berjualan.

 

Mari bersama kita bantu Tasya agar bisa terus sekolah, membantu keluarganya, dan mengejar cita-citanya.

Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar bagi Tasya dan keluarganya.

 

Yuk ulurkan tangan terbaikmu dengan berdonasi sekarang.

Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi amal yang terus mengalir.

 

  • Klik Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 50.000
18 April 2026, 16:38

Semangat!