Kaki Bengkok Tertatih Kakek Mainan Tahan Lapar Dan Sepi

Kaki Bengkok Tertatih Kakek Mainan Tahan Lapar Dan Sepi

Rp 0
terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donatur
89 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 06 August 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Jejak Binar Harapan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Deskripsi

04 August 2026

Di saat fajar masih diselimuti kabut dingin, Abah Dadang (60 tahun) sudah bersiap melangkahkan kaki tuanya. Dengan tubuh yang kurus dan rambut yang memutih, beliau menyusuri jalanan desa. Kaki Abah mengalami kondisi bengkok, membuat setiap langkahnya terasa tertatih-tatih dan memicu rasa nyeri yang teramat sangat di sepanjang jalan.

Di tangannya, Abah menenteng berbagai macam mainan anak-anak sederhana. Anak-anak desa mengenalnya dengan sebutan "Abah Mainan". Namun, mainan tersebut bukanlah modal miliknya sendiri, melainkan mengambil dari orang lain karena Abah tidak memiliki modal usaha sama sekali.

Sejak ditinggalkan oleh sang istri tercinta, Abah Dadang harus hidup sendirian di rumahnya. Anak-anaknya sudah memiliki keluarga masing-masing dan hidup dalam keterbatasan ekonomi. Untuk menyambung hidup sehari-hari, Abah memeras sisa tenaganya berjalan kaki menjajakan mainan.

Hasil keringat Abah hanya berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000 per hari. Angka yang minim itu pun sering kali sulit diraih karena dagangan mainannya tidak selalu disambut hangat. Tak jarang, orang tua murid memarahi anak-anak mereka dan melarang membeli mainan Abah karena dianggap tidak bermanfaat.

Di momen seperti itu, Abah Dadang hanya bisa mengelus dada, tersenyum ikhlas, dan kembali melangkah menahan perih di kaki bengkoknya demi mencari pembeli lain.

Meskipun hidup dalam serbaketerbatasan dan didera rasa sakit di kedua kakinya, hatinya lurus dan tak pernah mengeluh. Namun, Abah Dadang menyadari bahwa kondisi kaki bengkoknya semakin hari semakin parah jika terus dipaksa berjalan jauh berkilo-kilometer.

Di sisa usianya, Abah Dadang menyimpan sebuah pendar harapan yang amat sederhana. Beliau sangat ingin memiliki modal usaha sendiri untuk berjualan di dekat rumahnya.

Dengan adanya modal mandiri, Abah tidak perlu lagi membagi hasilnya dengan orang lain dan tidak harus menyiksa kaki bengkoknya berjalan jauh di jalanan.

#OrangBaik, ketulusan dan keteguhan hati Abah Dadang dalam mengais rezeki yang halal adalah contoh nyata dari harga diri seorang pejuang nafkah. Mari kita bantu meringankan langkah kaki ringkih beliau di masa tuanya.


Kami dari Yayasan Jejak Binar Harapan mengajak Anda semua untuk bersama-sama mengulurkan tangan, membantu mewujudkan modal usaha mandiri di rumah serta memenuhi kebutuhan pokok harian Abah Dadang.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik