Di usia 62 tahun, Abah Udin masih berjuang mencari nafkah dengan berjualan ikan hias keliling. Setiap pagi, sejak pukul 06.00 atau 07.00 WIB, Abah mendorong gerobaknya menyusuri jalanan Cigentur hingga Ciawi Tali untuk menawarkan ikan cupang, cana, dan berbagai jenis ikan hias lainnya. Dari setiap ikan yang terjual seharga Rp7.000 hingga Rp10.000, Abah hanya mengambil keuntungan sekitar Rp1.000 untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membeli obat-obatan yang harus dikonsumsinya.
Perjuangan Abah Udin tidaklah mudah. Sudah 5 tahun terakhir ia mengidap stroke yang membuat tangan kirinya tidak bisa digerakkan. Kakinya pun sering terasa sakit hingga berdarah saat digunakan berjalan. Selain itu, Abah juga mengalami sesak napas dan memiliki borok besar di tangannya yang belum mendapatkan penanganan maksimal. Meski kondisi kesehatannya terus menurun, Abah tetap memaksakan diri berjualan karena tidak ada pilihan lain untuk bertahan hidup.
Demi mempertahankan usahanya, Abah bahkan rela menjual motor satu-satunya sebagai modal berjualan ikan hias. Namun kini dagangannya semakin sepi pembeli. Tak jarang ikan-ikan yang dibawanya harus dibuang karena mati sebelum sempat terjual. Pernah juga ada orang yang membawa ikan dagangannya tanpa membayar, membuat Abah menanggung kerugian yang semakin memperberat hidupnya.
Abah tinggal bersama istri dan cucunya di rumah sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Abah sering terpaksa berhutang di warung sekitar rumah. Saat ini hutangnya telah mencapai Rp200.000 dan belum mampu dilunasi. Sementara itu, obat yang dibutuhkan untuk membantu kondisi kesehatannya berharga sekitar Rp180.000 dan harus dibeli jauh ke daerah Cimahi.
Beban penyakit dan kesulitan ekonomi yang terus menghimpit membuat Abah Udin kerap merasa putus asa. Namun di balik semua penderitaan yang dialaminya, Abah masih menyimpan harapan besar untuk sembuh agar bisa kembali bekerja dengan lebih baik dan membahagiakan keluarganya.
Mari bersama-sama membantu Abah Udin mendapatkan pengobatan yang layak, melunasi kebutuhan mendesaknya, serta meringankan perjuangan hidupnya di masa senja. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Abah untuk terus bertahan dan menjalani hidup dengan lebih tenang. ❤️🙏
1. Klik Donasi Sekarang
2. Masukkan Nominal Donasi
3. Pilih Metode Pembayaran
4. Dapatkan Laporan via Email

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.