TANGISAN DI USIA SENJA!!! Jangan Biarkan Lansia Penjual Burung Berjuang Sendirian
TANGISAN DI USIA SENJA!!! Jangan Biarkan Lansia Penjual Burung Berjuang Sendirian

TANGISAN DI USIA SENJA!!! Jangan Biarkan Lansia Penjual Burung Berjuang Sendirian

Rp 325.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
9
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 21 April 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

21 March 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Tangis lansia penjual burung ini pecah ketika menceritakan bagaimana sulitnya bertahan hidup di dunia yang kejam ini. Sedih, lelah, dan putus asa terlihat dari sorot matanya. Tubuhnya sudah ringkih, untuk berjalan pun beliau sudah kesulitan.

 

 

Abah Dedi (61 tahun) harus bertahan hidup mengandalkan hasil jualan burung pipit yang sangat jauh dari kata cukup. Hasil dari berjualan burung pipit tidak pernah menentu, bahkan tidak cukup untuk menutup kebutuhan sehari-harinya.

 

Burung pipit yang Abah Dedi tangkap dibandrol seharga dua ribu rupiah. Tapi sayang, sudah dijual semurah itu pun burung pipitnya jarang sekali laku. Burung pipit yang Abah Dedi jual hanya laku tiga ekor saja, bahkan dalam waktu satu minggu beliau pernah tak mendapatkan pembeli sama sekali.

 

 

Mirisnya, ketika Abah Dedi sedang mencari burung, beliau terjatuh dari pohon yang tingginya sekitar 7 meter dan kini tidak bisa berjalan dengan normal. Bahkan untuk sekadar menggoes sepedanya saja beliau tidak sanggup karena kakinya terasa sakit sekali.

 

 

Kini, Abah Dedi masih berjuang untuk mencari nafkah. Beliau ingin sekali hidup sejahtera dan tentram di hari-hari tuanya, namun.. jangankan membayangkan hidup yang nyaman, memikirkan makan untuk besok saja Abah Dedi kebingungan.

 

 

Sobat Berdampak! Mari wujudkan Ramadan yang penuh dengan kebaikan melalui campaign dan program Semua Berhak Dirayakan. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara:  

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
24 March 2026, 18:45