Lansia Ringkih Hidup Sebatangkara dan Sering Ditipu Saat Jualan. Bantu Abah Bertahan Hidup!
Lansia Ringkih Hidup Sebatangkara dan Sering Ditipu Saat Jualan. Bantu Abah Bertahan Hidup!

Lansia Ringkih Hidup Sebatangkara dan Sering Ditipu Saat Jualan. Bantu Abah Bertahan Hidup!

Rp 2.040.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
58
Tercapai
6%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 30 September 2026, 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
SERING KENA TIPU! Lansia Penjual Kandang Ayam Sampe Tahan Lapar Karena Gak Ada Uang Buat Beli Makan.

Cerita

28 August 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di Sisa Usianya, Abah Harun Harus Bertahan Seorang Diri


Abah Harun harus menjalani hari-harinya seorang diri tanpa istri dan anak yang dulu menjadi tempatnya bersandar. Tubuh Abah semakin ringkih. Pusing hebat kerap datang tiba-tiba saat ia berjualan, hingga Abah bisa ambruk dan tertidur di pinggir jalan karena menahan rasa sakit. Di usia lanjut, Abah juga mulai mengalami gejala pikun yang membuatnya semakin rentan saat harus menghadapi dunia seorang diri. Dulu, Abah membuat kandang ayam dari anyaman bambu bersama sang istri. Mereka berjalan jauh untuk menjajakannya. Namun setelah istri dan anak kandungnya meninggal dunia, Abah kehilangan orang-orang yang selama ini menemaninya. Kini Abah tinggal seorang diri di rumah seadanya. Karena kandang ayam yang dibuatnya cukup berat untuk diangkat sendiri, Abah hanya bisa membuatnya ketika ada pesanan. Sesekali, kerabat mengantarnya ke pinggir jalan agar Abah bisa menunggu pembeli. Namun tak setiap hari ada yang membeli. Dalam satu bulan, terkadang pesanan hanya datang 2–3 kali. Tak jarang Abah harus menahan lapar dan mengandalkan makanan pemberian tetangga untuk mengisi perut. Yang lebih menyedihkan, kondisi pikun yang mulai dialaminya membuat Abah mudah dimanfaatkan. Beberapa kali kandang yang sudah dibuat berhari-hari dibatalkan sepihak oleh pembeli tanpa dibayar. Di usia senjanya, Abah seharusnya tidak lagi memikul beban hidup sendirian. Mari hadirkan kembali rasa aman dan kehangatan keluarga untuk Abah Harun. Bantuan Anda dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan harian, biaya pengobatan, serta kebutuhan hidup Abah agar ia tidak terus memaksakan tubuh rentanya untuk mencari nafkah.

Klik tombol "Donasi Sekarang"

Masukkan nominal donasi terbaik

Pilih metode pembayaran



Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
06 October 2026

Semua Berhak Nyaman untuk Abah Harun Tahap 1

Assalamu'alaikum Wr, Wb.


Hallo Sobat Berdampak!


Alhamdulillah kita telah melaksanakan program penyaluran Semua Berhak Nyaman untuk Abah Harun seorang lansia penjual penjual kandang ayam keliling, bantuan yang diberikan berupa bantuan santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok yang cukup banyak untuk stock sampai beberapa bulan kedepan.

Kami mewakili Abah Harun dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sobat Berdampak atas donasi dan dukungan yang telah diberikan.


Alhamdulillah, bantuan sudah diterima dan disambut dengan rasa syukur serta bahagia oleh Abah Harun sekeluarga.


Terima kasih atas kebaikan yang telah dibagikan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
31 August 2026, 16:25