Di tengah keterbatasan fisik pascastroke yang belum sembuh sepenuhnya, Pak Asep harus menguras sisa-sisa tenaganya demi bertahan hidup. Sejak dipecat sebagai sopir angkot akibat serangan stroke yang menimpanya saat mengemudi, beliau terpaksa beralih profesi menjadi penyedia jasa pijat keliling. Selama sembilan tahun terakhir, dengan langkah tertatih-tatih, Pak Asep menyusuri jalanan dari pagi hingga malam hari demi menawarkan jasa pijat dengan tarif seikhlasnya. Namun, akibat stroke yang menyerang saraf bicaranya, Pak Asep sering kali kesulitan berkomunikasi hingga kerap dicap sebagai pemabuk oleh calon pelanggan. Tak jarang, tawaran pijatnya dibatalkan secara sepihak dan beliau justru dijelek-jelekkan di muka umum.

Pahitnya jalanan kian menyayat hati ketika Pak Asep harus berjuang dalam kesendirian yang teramat sunyi. Ditinggal cerai oleh sang istri dan dipisahkan dari anak tercintanya tepat setelah beliau terserang stroke, kini Pak Asep hidup sebatang kara tanpa tempat tinggal untuk bernaung. Ketiadaan biaya membuat beliau tak mampu menyewa rumah kontrakan apalagi melanjut pengobatan medis. Setiap malam tiba, Pak Asep terpaksa membaringkan tubuh tuanya di dalam angkot atau emperan ruko yang sudah tutup, dengan hanya berbantal tas dan berselimutkan sehelai kain sarung tipis untuk menahan gigilan angin malam.

Ujian demi ujian seolah tak pernah berhenti menguji keteguhan hati Pak Asep di jalanan. Beliau pernah kemalingan telepon genggam beserta seluruh dokumen pentingnya saat ketiduran di tempat ibadah akibat kelelahan. Beliau juga pernah ditipu oleh pelanggan tak bertanggung jawab menggunakan uang palsu demi secangkir kopi. Kendati demikian, Pak Asep memilih pantang berutang; beliau lebih rela mengikat perutnya erat-erat dengan sabuk demi mengganjal rasa lapar yang hebat dibanding harus meminta-minta atau merepotkan orang lain. Di balik penderitaannya, Pak Asep tetap melayani setiap pelanggan yang datang dengan sepenuh hati dan keikhlasan yang luar biasa.

Di balik sisa-sisa tenaga dan kepasrahannya, Pak Asep menyimpan asa yang amat bersahaja demi merajut kembali harkat hidupnya. Beliau amat merindukan sebuah tempat tinggal yang layak walau sekadar rumah kontrakan sederhana untuk beristirahat, modal usaha pijat yang lebih stabil, serta biaya pengobatan medis yang memadai agar kemampuan bicaranya pulih seperti sedia kala. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya penerang untuk menghentikan duka Pak Asep di jalanan, membebaskannya dari prasangka dan kelaparan, serta menghadirkan tempat bernaung yang bermartabat di sisa usianya.
Mari Bentangkan Kepedulian! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Biaya Pengobatan Stroke, Tempat Tinggal Layak, dan Pemenuhan Kebutuhan Hidup Bagi Pak Asep!

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hallo,Sobat Berdampak!
Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.
Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.
Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.
Salam hangat,
Ayo Kita Peduli