Juang Lansia Tukang Jasa Timbangan Pengidap Asma Tak Bisa Berobat
Juang Lansia Tukang Jasa Timbangan Pengidap Asma Tak Bisa Berobat

Juang Lansia Tukang Jasa Timbangan Pengidap Asma Tak Bisa Berobat

Rp 5.965.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
135
Tercapai
19%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 16 December 2025, 10:28 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Jasa Timbangan Sepi! Lansia Ini Tak Bisa Berobat

Cerita

10 September 2025
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Setiap pagi, Abah Nandang (72 tahun) melangkahkan kakinya dengan semangat meski tubuh renta dan napasnya kerap tersengal karena penyakit asma. Dengan timbangan tua yang ia bawa, Abah berkeliling dari kampung ke kampung, menawarkan jasa timbang badan seharga Rp2.000. Sesekali, ia juga menawarkan jasa potong rambut keliling meski hanya beberapa kali dalam sebulan.

Perjalanan Abah bukanlah perjalanan yang dekat. Ia kerap berjalan puluhan kilometer ke Cipatat, Ciburuy, Soreang, bahkan hingga Cililin hanya untuk bisa membawa pulang Rp15.000–Rp30.000 sehari. Pernah, seharian penuh ia hanya mendapatkan Rp5.000. Namun, Abah tetap bersyukur, meski penghasilannya sering kali tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Kini, Abah hidup sendirian setelah istrinya meninggal beberapa tahun lalu. Anak tunggalnya jarang bisa membantu karena juga memiliki keluarga sendiri. Di rumahnya yang sederhana, Abah kerap merasa kesepian, ditambah dengan kondisi penglihatan yang mulai kabur, pendengaran yang berkurang, dan ingatan yang sering lupa. Jika asma kambuh setelah seharian berjalan jauh, dada Abah terasa sesak dan ia harus beristirahat dengan menahan sakit.

Meski demikian, Abah tetap berusaha tegar. Ia tak ingin hanya berdiam diri di rumah. Harapannya sederhana: jika memiliki modal, Abah ingin berjualan kopi dan rokok mangkal agar tidak perlu lagi berjalan jauh menempuh puluhan kilometer.

 

Sahabat baik, mari kita bantu ringankan langkah Abah Nandang agar bisa tetap hidup layak di usia senjanya. Sedikit rezeki dari kita bisa menjadi harapan besar untuk beliau yang kini berjuang seorang diri.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
26 March 2026

Semua Berhak Nyaman Abah Nandang Tahap 4

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.

Halo Sobat Berdampak!


Alhamdulillah, tim kami sudah bertemu dan menyalurkan hasil dari teman-teman semua kepada Abah Nandang. Abah Nandang merupakan seorang lansia penjual mainan yang berkeliling dan berjuang di jalanan. Penyaluran yang kami berikan dalam bentuk Deep Clean agar lebih nyaman ditempati.

Terima Kasih kepada semua Sobat Berdampak yang sudah membantu. Semoga penyaluran ini bermanfaat bagi Abah Nandang dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.


Mari Terus Berdampak dan Berdaya!


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
19 November 2025, 08:46