Enam Bulan Terakhir, Hidup Pak Pandi Runtuh Perlahan . Enam bulan lalu, Pak Pandi masih bisa beraktivitas seperti biasa. Hari ini, ia hanya terbaring lemah dengan luka yang begitu parah hingga nyaris tak tersisa kulit—hanya tulang dan daging yang terbuka. Bau busuk dari lukanya tak lagi bisa disembunyikan. Tapi ibunya… tak pernah pergi.

Ibu Pak Pandi adalah seorang lansia yang lumpuh. Dengan tubuh yang terbatas, beliau tetap berusaha merawat anaknya sekuat tenaga. Di rumah kecil itu, mereka hidup bertiga: Pak Pandi, ibu yang lumpuh, dan adik Pak Pandi yang merupakan ODGJ—yang selama ini juga diurus oleh sang ibu. Untuk makan pun, mereka kerap bergantung pada belas kasih tetangga. Ada hari di mana nasi datang, ada hari di mana mereka hanya menunggu.

Luka Pak Pandi tak pernah ditangani secara medis. Setiap hari, ibunya membersihkan luka hanya dengan air seadanya. Kulit mati digunting menggunakan cutter. Tak ada perban medis—hanya kain jarik yang dipotong-potong menyerupai kasa. Beberapa tetangga yang iba terkadang datang membantu membersihkan luka, meski mereka sendiri tak kuasa menahan air mata.
Yang paling menyayat, saat Pak Pandi jatuh sakit, istrinya memilih pergi dan meninggalkannya. Di saat tubuhnya hancur dan hidupnya runtuh, Pak Pandi benar-benar sendirian… selain ibunya yang lumpuh namun setia bertahan.
Diagnosa penyakit Pak Pandi telah tercantum. Namun tanpa biaya, tanpa pendampingan medis, dan tanpa keluarga yang menopang, luka itu terus memburuk dari hari ke hari.
Mari Kita Jadi Harapan untuk Pak Pandi
Pak Pandi butuh pertolongan sekarang. Ia membutuhkan perawatan medis yang layak, penanganan luka yang aman, obat-obatan, serta dukungan hidup dasar untuk keluarganya.
Sedikit dari kita, sangat berarti bagi Pak Pandi.
Donasi yang kita berikan bukan hanya tentang menyembuhkan luka—
tetapi tentang menjaga martabat, harapan, dan nyawa seorang anak di mata ibunya.
Jika belum bisa berdonasi, mohon bantu dengan membagikan halaman galang dana ini, agar semakin banyak tangan baik yang ikut menggenggam harapan Mereka.
