TUBUH MENYUSUT!! Radit Hanya Bisa Terbaring Lemah Karena Kelainan Saraf

TUBUH MENYUSUT!! Radit Hanya Bisa Terbaring Lemah Karena Kelainan Saraf

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
88 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 12 April 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ruang Harsa

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
14 Tahun Kelainan Saraf! Bantu Anak Ojol Ini Sembuh

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

10 April 2026

Di sudut kontrakan sederhana, Radit (14 tahun) hanya bisa terbaring lemah. Tubuhnya kecil menyusut, tulang punggung membengkok, tak mampu duduk sendiri, apalagi berjalan. Padahal dulu, di tahun 2011, Radit lahir prematur namun tumbuh normal seperti bayi lainnya. 

 

Hingga di usia 9 bulan, setelah imunisasi ia mengalami kejang dan demam tinggi. Sejak saat itu hidupnya berubah. Dokter menyampaikan ada gangguan saraf akibat panas tinggi yang menyerang tubuhnya. Kini Radit harus berjuang dengan cerebral palsy dan pneumonia yang kerap membuat napasnya sesak.

 

 

Setiap hari, Ibu Endah (36 tahun) setia merawat Radit tanpa lelah. Ia menyuapi bubur dan makanan lembut sedikit demi sedikit, memberikan susu formula khusus agar kebutuhan gizinya terpenuhi. Namun harga susu itu tidak murah. 

Agar kondisinya membaik, Radit harus rutin mengonsumsi susu khusus setiap hari, vitamin tambahan, terapi berkala, serta membutuhkan kursi roda khusus untuk membantu meluruskan tulangnya. Dokter juga menyarankan Radit berada di ruangan ber-AC agar pernapasannya lebih stabil. Sayangnya, jangankan memasang AC, untuk membayar kipas angin dan listrik saja mereka sering kebingungan.

 

Pak Andi (39 tahun), sang ayah, bekerja sebagai ojek online dengan penghasilan tak menentu, hanya sekitar 50–100 ribu rupiah per hari. Penghasilan itu hanya cukup untuk makan sederhana dan membayar kontrakan 800 ribu per bulan yang kini sudah menunggak 4 bulan dan hampir membuat mereka diusir. 

 

 

“Mau dapat 100 ribu juga harus narik sampe tenghah malem, sekarang banyak yang cancel orderan, jadi mempengaruhi orderan jadi sepi”, ujarnya.

 

Dahulu Ibu Endah mencoba usaha untuk menambah penghasilan keluarga dengan membuka warung kecil di rumah, namun karena kehabisan modal, usaha itu pun terpaksa tutup. Kini satu-satunya harapan keluarga hanya pada Pak Andi yang terus menarik gas motornya dari pagi hingga malam.

 

 

Tak hanya beban biaya, mereka juga harus menahan perihnya ucapan orang-orang. Saat membawa Radit ke tempat umum, tak jarang ada yang berbisik sinis, “Itu anaknya tidak dikasih makan?” Pak Andi hanya bisa menunduk. Hatinya hancur, tapi ia memilih diam. Yang paling ia takutkan bukanlah lelahnya bekerja, melainkan satu hal:

“Kalau saya nggak ada, siapa yang jaga Radit? Siapa yang urus adiknya sekolah?” ucapnya lirih.

 

Sahabat kebaikan, hari ini Radit masih berjuang. Ia butuh terapi rutin, susu khusus setiap hari, vitamin, kursi roda penyangga, biaya kontrol ke rumah sakit, serta kebutuhan kontrakan agar mereka tidak kehilangan tempat tinggal. Sekecil apa pun bantuan yang Anda berikan, akan sangat berarti untuk memperingan langkah keluarga kecil ini.

 

 

Mari kita bantu Radit mendapatkan kesempatan hidup yang lebih layak. Karena di balik tubuh kecilnya, ada harapan besar yang belum pernah padam.

Yuk Kita Bantu Radithya Sembuh Dengan Cara:

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan pengobatan Radit dan kebutuhan keluarga lainnya. Selain itu akan digunakan untuk para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.