Saat kebanyakan orang masih beristirahat, Ridwan (34 tahun) sudah memulai perjuangannya. Setelah salat subuh, ia berjalan kaki dari kampung ke kampung sambil menjajakan donat. Suaranya terus dipaksa lantang sepanjang hari agar dagangannya laku terjual. Ridwan adalah penyandang disabilitas fisik dan intelektual. Keterbatasan yang dimilikinya membuat ia kesulitan berkomunikasi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami pembicaraan orang lain. Namun kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah untuk bekerja.

Di usianya yang kini 34 tahun, Ridwan menjadi salah satu penopang utama keluarganya. Dengan keuntungan hanya Rp1.000 dari setiap donat yang terjual, ia berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar biaya kontrakan tempat tinggal keluarganya. Perjuangan Ridwan tidak selalu berjalan mudah. Jika donat yang dijual tidak habis, ia harus menutupi kekurangan setoran menggunakan uang pribadinya sendiri. Akibatnya, kebutuhan hidup sering kali sulit terpenuhi dan keluarganya hanya bisa makan seadanya.

Tak hanya berjuang melawan kesulitan ekonomi, Ridwan juga harus menghadapi perlakuan yang menyakitkan. Ia pernah ditipu hingga kehilangan uang dan telepon genggam hasil jerih payahnya. Ejekan dan tawa karena kondisi disabilitasnya juga menjadi hal yang sering ia alami saat berjualan. Meski begitu, Ridwan tetap memiliki hati yang luar biasa. Saat dagangannya tidak habis terjual, ia kerap membagikan donat tersebut kepada anak-anak di sekitar tempatnya berjualan.

Saat ini Ridwan memiliki harapan sederhana. Ia ingin memiliki alat pengeras suara portabel agar tidak perlu lagi berteriak sepanjang hari saat menawarkan dagangannya. Selain itu, ia juga bermimpi memiliki modal usaha dan lapak kecil sendiri agar tidak harus berjalan berjam-jam setiap hari demi mencari nafkah. Mari bantu Ridwan memiliki sarana usaha yang lebih layak agar ia bisa terus mencari nafkah tanpa harus mengandalkan tenaganya semata.
Klik tombol "Donasi Sekarang"
Masukkan nominal donasi terbaik
Pilih metode pembayaran
Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Ridwan dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama
