Di sudut sebuah desa, angin malam bertiup kencang menusuk tulang. Bagi orang lain, rumah adalah tempat berlindung paling hangat, namun tidak bagi Engkong Midin (94 tahun) dan cucunya, Iful. Rumah yang telah puluhan tahun mereka tempati kini tak ubahnya reruntuhan yang siap roboh kapan saja.

Atapnya sudah hancur tak berbekas, menyisakan langit terbuka di atas kepala. Dinding-dinding kayu yang melapuk penuh dengan lubang besar tempat angin bebas lalu-lalang. Ketika gerimis mulai menetes, tidak ada tempat untuk berteduh. Hujan deras yang turun selalu mengubah isi rumah menjadi genangan air, membasahi satu-satunya pakaian yang mereka miliki hingga tak ada lagi seragam sekolah atau baju kering yang bisa dipakai.

Iful, yang baru saja menginjak kelas 1 SMP, tidak bisa merasakan tenangnya masa kecil seperti teman-temannya. Tiap kali gemuruh petir bersahut-sahut dan angin kencang menerpa, rasa takut yang luar biasa menghampiri. Dengan tubuh gemetar, Iful kerap berlari keluar bersama kakeknya yang sudah renta, ketakutan setengah mati jika rumah tua itu runtuh dan menimpa mereka berdua.

Di usia yang hampir genap satu abad, Engkong Midin seharusnya menikmati masa tua dengan tenang. Namun, demi mengurus Iful, ia masih memaksakan tubuhnya yang makin membungkuk untuk bekerja serabutan. Hasilnya tak pernah pasti. Sering kali mereka harus puas menahan lapar, atau sekadar berbagi sepiring nasi seadanya tanpa lauk pauk.

Di dalam kegelapan malam, beratap langit dan berdinding angin, Iful dan Engkong Midin sering kali saling menatap dengan mata berkaca-kaca. Ada duka mendalam yang tersembunyi di balik senyum lelah sang kakek, dan ada kesedihan mendalam di mata sang cucu.
Mereka sedih dan lelah harus menjalani hidup dalam ketidaklayakan yang begitu menyiksa ini.
Tanpa daya untuk mengubah keadaan, mereka hanya bisa saling memeluk rapat, pasrah pada takdir sambil berdoa agar besok matahari masih mau menyinari hari mereka.
Yuk, bantu Abah Midin Dan Cucunya untuk hidup lebih layak. Berapa pun yang kita sisihkan, semoga bisa jadi jalan rezeki dan membuat mereka sedikit lebih tenang.