Di balik langkah gemetar Abah Firman (74 tahun), tersimpan luka yang lebih dalam dari sekadar rasa lelah. Abah adalah seorang tukang pijat keliling yang kini harus berjuang dengan satu mata yang gelap total. Di perantauan, ia tak punya siapa-siapa—bahkan nomor anaknya pun ia tak punya.

Emperan toko menjadi rumahnya setiap malam. Uang 30 ribu rupiah yang didapatnya dengan susah payah seringkali hilang begitu saja saat ia terpaksa diamankan petugas. Lebih menyedihkan lagi, ketulusannya sering dibalas dengan hinaan; dianggap pengemis dan dituduh berutang saat ingin makan.

Abah Firman tidak ingin terus di jalanan. Ia bermimpi memiliki kios kopi dan rokok sederhana agar fisiknya yang renta bisa beristirahat. Ia juga rindu bisa melihat dengan normal kembali. Mari kita jadi alasan Abah bisa tersenyum lagi. Uluran tangan Anda adalah harapan baru bagi satu mata Abah yang tersisa.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.