PUTUS SEKOLAH! Bantu Selamatkan Masa Depan Bocah Penjual ATK
PUTUS SEKOLAH! Bantu Selamatkan Masa Depan Bocah Penjual ATK

PUTUS SEKOLAH! Bantu Selamatkan Masa Depan Bocah Penjual ATK

Rp 1.240.500
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
35
Tercapai
4%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 23 May 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

22 April 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 6 tahun, Udi seharusnya bermain dan belajar seperti anak-anak lainnya. Namun kenyataannya jauh berbeda. Setiap hari, sejak pagi hingga sore, Udi harus ikut membantu kedua orang tuanya berjualan alat tulis dan amplop lebaran di jembatan penyeberangan.

 

 

Dagangan yang Udi jual pun bukan miliknya sendiri. Ia hanya mengambil dari orang lain untuk dijual kembali dengan keuntungan sekitar Rp500 hingga Rp1.000 per barang. Meski kecil, Udi tetap menjalaninya dengan ikhlas demi membantu orang tuanya.

 

Setiap hari Udi berbagi tugas dengan ibunya. Sang ibu berjualan berkeliling ke daerah lain, sementara Udi tetap bertahan di jembatan. Ia mengaku tidak berani berjualan di jalan karena takut tertabrak kendaraan.

 

 

Kehidupan Udi sangat memprihatinkan. Saat ini ia bersama orang tua dan adiknya harus tinggal di jembatan, setelah dua minggu lalu diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar sewa. Mereka tidur hanya beralaskan kain tipis, berlindung seadanya agar tidak terkena hujan.

 

Di usia yang masih sangat kecil, Udi sudah harus menghadapi berbagai kesulitan. Ia tidak memiliki sandal karena sudah rusak dan belum mampu membeli yang baru. Pakaiannya pun sangat terbatas, bahkan bisa berhari-hari tidak berganti. Kondisi kesehatannya juga memprihatinkan, bibirnya sering sariawan, giginya rusak, dan ia mengalami sakit lambung karena sering menahan lapar.

 

Keterbatasan juga membuat Udi belum pernah merasakan bangku sekolah. Bukan karena tidak ingin, tetapi karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan. Kakaknya pun harus dititipkan ke keluarga karena orang tuanya tidak mampu membiayai kebutuhan mereka semua.

 

Cobaan hidup mereka semakin berat ketika pernah menjadi korban kejahatan. Uang yang sudah dikumpulkan untuk membayar kontrakan dirampas oleh orang tak dikenal yang menodong ibunya dengan pisau.

 

 

Mari bersama kita bantu Udi dan keluarganya agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak, mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan merasakan pendidikan seperti anak-anak lainnya.

 

Yuk ulurkan tangan terbaikmu dengan berdonasi sekarang.

Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi amal yang terus mengalir.

 

  • Klik Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
29 April 2026, 00:38