Usia hampir 1 abad, Kakek Penjual Gulali Berjuang Demi Bertahan Hidup
Usia hampir 1 abad, Kakek Penjual Gulali Berjuang Demi Bertahan Hidup

Usia hampir 1 abad, Kakek Penjual Gulali Berjuang Demi Bertahan Hidup

Rp 436.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 16 September 2025, 20:44 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Magical Of Ramadhan

Cerita

19 March 2025
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Dari kejauhan terlihat tulisan, "Produk Abah Ahmad Soleh Gulali Rp.2.000. Ya Allah, semoga laris aamiin," di sebuah sepeda yang sudah tua dan usang. Terlihat ada banyak sekali gulali-gulali tertancap di atas sebuah box yang bertengger di sepeda tersebut.

 

 

Di usianya yang hampir menginjak satu abad, Abah Ahmad Soleh (96 tahun) atau yang akrab disapa Abah Ahmad masih semangat untuk mencari nafkah agar bisa bertahan hidup di sisa-sisa hidupnya. Sudah 50 tahun Abah Ahmad berjualan gulali keliling. Setiap hari, Abah Ahmad berjualan seraya menuntun sepedanya untuk menjajakan gulali dagangannya.

 

 

Bahkan ketika hujan turun pun Abah Ahmad tetap memaksakan diri untuk berjualan. Tak mengenal lelah, Abah Ahmad tetap bertekad untuk mencari nafkah di hari tuanya. Rasa sakit di pinggang dan di kakinya tak pernah dirasa, yang penting beliau bisa mendapatkan penghasilan.

 

 

Selama berjualan, Abah Ahmad beberapa kali mengalami pengalaman tak mengenakkan. Salah satunya dipalak oleh orang-orang jahat. Uang hasil penjualan Abah Ahmad selama satu hari penuh dirampas hingga tak tersisa, yang mengakibatkan beliau harus menombok kepada pemilik gulalinya.

 

 

Sadar usianya sudah tidak muda lagi, Abah Ahmad ingin sekali memiliki modal untuk membuka warung kecil agar tak perlu berjualan keliling lagi. Beliau ingin beristirahat dan menikmati sisa hidupnya dengan tenang, tanpa harus berjualan keliling lagi dengan kondisi tubuhnya yang sudah sangat ringkih.

 

Sobat Berdampak, mari perbanyak amalan di bulan ramadhan ini dan bersedekah untuk bantu Abah Ahmad dengan cara:

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakan page Fundraiser.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
28 June 2025, 05:53

semoga bermanfaat utk yg membutuhkan dan menjadi ladang rejeki yang berkah untuk kami.. aamiin ya rabbal alamin 🙏