KOPI SUSAH LAKU! Abah Buntoro Sampe Rela Nahan Lapar 3 HARI. Walaupun Dengan Keadaan Stroke

KOPI SUSAH LAKU! Abah Buntoro Sampe Rela Nahan Lapar 3 HARI. Walaupun Dengan Keadaan Stroke

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
30 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 11 September 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

11 September 2026

Sudah 25 tahun Abah Buntoro bertahan hidup dengan berjualan kopi keliling. Di usia 64 tahun, Abah masih harus berjalan sejak pukul 05.00 pagi hingga sore hari, membawa termos dan menawarkan kopi seharga Rp5.000 per gelas. Namun, tidak setiap hari ada yang membeli. Saat dagangan sepi, Abah bisa tidak membawa pulang uang sedikit pun. Untuk makan saja, Abah terkadang hanya minum air demi menahan lapar. Bahkan pernah selama tiga hari Abah tidak makan karena kopinya tidak terjual. Di tengah perjuangan itu, kondisi tubuh Abah juga semakin lemah. Abah menderita stroke sejak 2 tahun lalu yang membuat tangan kirinya kebas dan sulit digerakkan. Ia juga memiliki tekanan darah tinggi. Saat berjualan, Abah pernah jatuh hingga termosnya pecah dan seluruh kopi yang dibawanya tumpah. Untuk bisa kembali berjualan, Abah terpaksa meminjam uang kepada temannya untuk membeli termos baru. Bukan hanya lapar dan sakit yang harus Abah hadapi. Saat mencari nafkah di jalan, Abah pernah dipalak bahkan diancam menggunakan pisau. Namun, Abah tetap memilih berjualan karena tidak ingin menyusahkan orang lain. Dari penghasilan yang tidak menentu, Abah juga berusaha menyisihkan uang untuk berobat. Jika sedang mendapat pembeli, terkadang hanya Rp10.000 yang bisa ia sisihkan untuk biaya pengobatan. Kini, Abah punya harapan sederhana. Ia ingin berhenti berjalan jauh setiap hari dan membuka warung kopi kecil di depan rumah. Dengan begitu, Abah tetap bisa mencari nafkah tanpa harus mempertaruhkan kondisi tubuhnya di jalanan. Mari bantu Abah Buntoro agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, mendapatkan pengobatan, dan mewujudkan harapannya memiliki usaha kecil yang lebih aman.


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik