Setiap hari, Bu Dewi harus menjalani aktivitas dengan rasa sakit yang terus menyertai. Benjolan tumor di bagian pipinya semakin membesar hingga ukurannya kini sangat besar. Saat kondisinya meradang, rasa perih, panas, dan sakit menjadi semakin berat untuk ditahan.

Tetapi, ada keluarga dirumah yang butuh makan. Karena itulah, Bu Dewi masih berusaha mencari nafkah dengan berjualan kerupuk dorokdok. Upah yang diperoleh pun tidak besar, hanya sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000. dalam sehari.

Namun pengobatan tersebut akhirnya harus terhenti, bukan karena Bu Dewi tidak ingin melanjutkan, tapi karena keterbatasan biaya membuatnya tidak mampu terus menjalani proses pengobatan yang dibutuhkan. “Saya ingin lanjutkan pengobatan, Bu, tapi biaya tidak ada. Untuk kebutuhan sehari-hari aja masih banyak kekurangan,” ungkap Bu Dewi.

Bu Dewi membutuhkan penanganan lebih lanjut dan kemungkinan tindakan operasi sebagai bagian dari proses pengobatannya. Namun kebutuhan biaya menjadi hambatan terbesarnya. Di tengah perjuangannya, Bu Dewi juga harus menghadapi perkataan dari orang-orang di sekitarnya. Ada yang mempertanyakan mengapa setelah bertahun-tahun berobat kondisinya belum juga membaik.

Namun Bu Dewi memilih untuk terus bertahan, ia tetap berjualan demi memenuhi kebutuhan keluarganya sembari menabung untuk biaya operasinya.
Mari bantu Bu Dewi dengan cara :
1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu
3.Pilih metode pembayaran yang tersedia
Semoga setiap rupiah yang kita sisihkan menjadi jalan rezeki untuk Bu Dewi menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita, Aamiin.