Di balik ramainya jalanan Kota Bandung, ada sosok Pak Agus (56 tahun) yang sabar menanti setitik rezeki di balik kegelapan. Sejak tahun 2000, penyakit glaukoma perlahan menggerogoti penglihatannya hingga kini kedua matanya buta total. Trauma masa lalu akibat pukulan di kepala belakang saat masih sekolah menjadi awal mula penderitaan panjangnya. Kendati pernah menjalani operasi, takdir berkata lain—penglihatannya tak kunjung kembali. "Mata saya sering terasa gatal banget dan kepala suka sakit luar biasa. Karena nggak ada biaya lagi, kalau kumat paling cuma saya basuh air bersih, pakai obat tetes seadanya, atau ramuan daun sirih..." — Pak Agus
Tanpa sanak saudara yang mendampingi setelah ditinggalkan istri dan tak lagi dihiraukan anak-anaknya, Pak Agus menolak menyerah pada nasib. Sejak tahun 2020, ia berjualan aksesoris seperti kaos kaki, masker, dan sarung tangan. Bermodalkan tongkat dan perasaannya, ia merapikan barang dagangan serta melayani pembeli di tengah keterbatasannya. Namun, dunia kerap berlaku keras padanya; tak jarang barang dagangannya dicuri, atau pembeli nakal menipunya saat membayar.
"Saya nggak bisa lihat uang, jadi cuma bisa mereka-reka ukurannya pakai feeling. Pernah ada yang kasih uang Rp1.000 tapi ngakunya Rp10.000, ada juga yang kasih Rp5.000 bilangnya Rp50.000. Dagangan juga sering hilang dicuri. Makanya saya pasang tulisan 'Allah Maha Melihat' di lapak, biar mereka ingat..." — Pak Agus
Penghasilan Pak Agus hanya berkisar Rp30.000 hingga Rp40.000 per hari dengan untung tipis Rp2.000–Rp5.000 per barang. Jangankan untuk mengembalikan modal awal Rp2.000.000 atau membayar sewa kontrakan Rp300.000/bulan yang kini sudah menunggak 3 bulan, untuk makan sehari-hari pun ia kerap mengandalkan belas kasih dan pemberian tetangganya. Mari ulurkan tangan kita untuk meringankan beban Pak Agus. Sedikit kepedulian dari Anda adalah cahaya harapan bagi Pak Agus untuk dapat hidup lebih layak dan terus bertahan di tengah kegelapan.
Klik tombol "Donasi Sekarang"
Masukkan nominal donasi terbaik
Pilih metode pembayaran
Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Pak Agus untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama