Di usia 61 tahun, Abah Arun masih setia berjalan membawa balon-balon warna-warni demi bertahan hidup. Selama lebih dari 20 tahun, balon menjadi sumber penghidupannya. Dari pagi pukul 07.00 hingga sekitar 15.00 WIB, Abah berkeliling di beberapa daerah kota. Dengan langkah yang tak lagi kuat, ia menawarkan balon seharga Rp10.000 per buah, dengan keuntungan hanya Rp5.000 saja.

Dalam sehari, sering kali hanya lima balon yang terjual. Bahkan tak jarang, tak satu pun laku. Hasil yang sedikit itu pun kerap habis untuk ongkos kendaraan umum dan modal membeli balon. Balon-balon itu masih Abah tiup secara manual karena ia tak memiliki alat pompa. Jika tak terjual, balon-balon itu kembali dikempiskan dan dibawa pulang.
Abah Arun tinggal bersama istri, anak, dan cucunya di rumah sederhana. Di usia senja, Abah seharusnya beristirahat. Namun kondisi ekonomi membuatnya tetap memaksakan diri bekerja. Rematik yang dideritanya membuat kedua kakinya sering nyeri dan sulit digerakkan. Saat berjalan jauh, betisnya terasa seperti dipukuli. Ia kerap berhenti di pinggir jalan hanya untuk memijat kakinya sendiri, menahan rasa sakit agar bisa melanjutkan langkah. Bahkan pernah ia terjatuh saat berjualan, menyebabkan beberapa balonnya pecah dan tak bisa dijual.

Abah sebenarnya memiliki satu harapan sederhana yaitu membuka warung kecil agar tak perlu lagi berjalan jauh menjajakan balon. Ia ingin tetap bekerja, namun dengan cara yang lebih ringan bagi tubuhnya yang renta. Sayangnya, keterbatasan biaya membuatnya belum mampu mewujudkan harapan itu, bahkan untuk berobat secara layak pun Abah belum mampu.
Hari-hari Abah dihabiskan dengan perjuangan kecil yang tak banyak orang lihat. Di balik balon-balon cerah yang ia jual, tersimpan cerita tentang bertahan hidup, tentang seorang kakek yang tak ingin menyerah pada keadaan.
Kalian dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menyebarkan campaign dan berdonasi dengan cara:

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
