Penjual Tisu Dengan Satu Tangan Yang Tetap Berjuang Demi Menyambung Hidup

Penjual Tisu Dengan Satu Tangan Yang Tetap Berjuang Demi Menyambung Hidup

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
42 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 22 May 2026 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Jualan Keliling Dengan satu Tangan, Bantu Abah Bejo Bertahan Hidup

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

19 May 2026

Abah Bejo tak pernah menyerah meski hidup terus mengujinya… Setiap pagi sejak pukul 07.30, Abah mengayuh sepeda tuanya keliling menjajakan tissue dan kanebo. Dengan satu tangan yang tersisa akibat kecelakaan kerja puluhan tahun lalu, Abah tetap berusaha mencari nafkah demi keluarganya. Dulu Abah bekerja sebagai penebang pohon. Namun sebuah musibah mengubah hidupnya selamanya. Saat menebang pohon tanpa alat pengaman, Abah terjatuh dan tangan kanannya tertimpa batang kayu besar hingga remuk. Karena infeksi yang parah, tangannya harus diamputasi sampai bahu. Sejak saat itu, hidup Abah berubah penuh perjuangan. Kini di usia senjanya, Abah berjualan keliling menggunakan sepeda tua yang sudah tak layak pakai. Rantai sering putus, ban bocor di tengah jalan, bahkan Abah kerap harus mendorong sepeda jauhnya karena rusak. Untuk mengganti ban pun Abah terpaksa berhutang ke bengkel. Setiap hari Abah berpindah-pindah lampu merah demi berharap ada yang membeli dagangannya. Dari daerah Kiara sampai Jalan Riau, Abah terus mengayuh sepeda mungilnya hingga sore hari. Kadang sehari Abah hanya membawa pulang Rp30 ribu kotor… bahkan pernah hanya laku satu bungkus tissue seharga Rp7 ribu tanpa keuntungan sama sekali. Penghasilan itu harus cukup untuk makan, membayar hutang warung, hingga membantu anaknya yang masih kuliah dengan bantuan KIP. Sering kali Abah dan keluarga hanya makan tempe dan tahu seadanya. Bahkan untuk uang jajan anak kuliahnya pun Abah kadang tak mampu memberi karena dagangan terlalu sepi. Ironisnya, anak pertama Abah yang sudah bekerja di luar kota justru masih sering meminta uang dan pulsa kepada Abah yang sedang kesulitan. Tak hanya soal ekonomi, tempat tinggal mereka pun terancam hilang. Abah, istri, dan anaknya tinggal bertiga di rumah sederhana di atas tanah pemerintah. Kini rumah itu terancam digusur karena proyek perluasan selokan, tanpa kepastian tempat tinggal pengganti. Di tengah kerasnya hidup, Abah tetap menjadi pribadi yang sabar dan ikhlas. Saat beristirahat jualan, Abah selalu menyempatkan diri ke masjid untuk salat, bahkan membantu merapikan bekas sajadah jamaah sebelum kembali berjualan. Meski sering ditertawakan orang di jalan karena kondisinya, Abah hanya tersenyum pelan. Abah tidak pernah meminta hidup mewah. Abah hanya ingin punya sepeda yang layak agar bisa terus mencari nafkah… Punya usaha kecil agar tak perlu keliling sampai tubuhnya sakit… Dan memiliki tempat tinggal sederhana yang aman untuk keluarganya. Hari ini, mari kita bantu ringankan perjuangan Abah Bejo. Sedikit bantuan yang kita berikan bisa menjadi harapan besar bagi Abah dan keluarganya untuk bertahan hidup dengan lebih layak. 🙏

  1. Klik Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.