Diperbarui 03 November 2026, 01:10 WIB
Di usia 13 tahun, Micayla seharusnya bisa menikmati masa sekolah dan bermain bersama teman-temannya. Namun, sepulang sekolah pukul 12 siang, ia harus berjualan air mineral hingga pukul 7 malam demi membantu kebutuhan keluarga dan biaya sekolahnya sendiri. Dengan keuntungan hanya sekitar Rp3.000 per botol, Micayla berusaha bertahan di tengah sulitnya ekonomi keluarga.
Bahkan, terkadang Micayla hanya makan sekali sehari karena lebih mengutamakan adiknya untuk makan. Ia juga pernah menjadi korban penipuan hingga uang hasil jualannya dibawa kabur, bahkan beberapa kali dipalak saat berjualan. Tak jarang, ia harus berjualan lebih lama demi mengganti uang yang hilang.
Di tengah perjuangannya, Micayla juga harus menghadapi perundungan karena kulitnya menghitam akibat sering berjualan di bawah terik matahari. Sementara itu, keluarganya masih kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar kontrakan Rp1 juta per bulan, serta menyediakan perlengkapan sekolah yang dibutuhkan Micayla.
Meski begitu, Micayla tetap menyimpan harapan untuk membahagiakan ibunya dan memiliki rumah sendiri suatu hari nanti. Sang ibu pun berharap bisa membuka usaha makanan agar kehidupan keluarga mereka menjadi lebih baik.
Mari bantu Micayla agar ia tak harus terus mengorbankan masa kecilnya demi bertahan hidup. Uluran tangan kita dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah dan sehari-harinya, meringankan beban keluarga, serta memberikan kesempatan bagi Micayla untuk belajar dan tumbuh dengan lebih layak.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung