Makan Nasi Dengan Air! Lansia Ini Terpaksa Jualan Kerupuk Dengan Kondisi Ringkih

Makan Nasi Dengan Air! Lansia Ini Terpaksa Jualan Kerupuk Dengan Kondisi Ringkih

Rp 5.105.000
terkumpul dari Rp 35.000.000
145 Donatur
0 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 01 September 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

WAN Kuningan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

11 May 2026

Usia yang semakin menua seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat. Namun tidak bagi Abah Yakup. Di usianya yang sudah 86 tahun, ia masih harus berjalan menyusuri jalanan demi bertahan hidup.


Dengan kondisi tuna netra, Abah Yakup melangkah perlahan setiap pagi sejak pukul 6. Ia hanya mengandalkan tongkat di tangannya yang gemetar untuk meraba jalanan di Julok, Aceh Timur. Tanpa bisa melihat, ia tetap memaksakan diri berjualan kerupuk dari kampung ke kampung, berharap ada yang membeli.


Setiap hari, Abah Yakup harus melewati jalanan yang dipenuhi debu tebal sisa banjir. Debu itu tak hanya membuat napasnya sesak, tapi juga membuat orang-orang enggan mendekat, apalagi membeli dagangannya. Kerupuk yang ia jual pun bukan miliknya sendiri. Ia hanya mendapat keuntungan sekitar Rp2.500 per bungkus.


Namun kenyataannya, seringkali dagangannya tak laku. Bahkan untuk mengembalikan uang modal saja, Abah Yakup kerap tidak mampu. Menjelang sore, sekitar pukul 17.30, ia pulang dengan tubuh penuh debu dan keranjang yang masih penuh. Dengan langkah lelah, ia hanya bisa terduduk di depan rumahnya. Dalam diam, ia menahan sedih, memikirkan apa yang bisa ia makan esok hari jika dagangannya kembali tak terjual.


Di usia yang sangat senja, saat banyak orang menikmati masa tua, Abah Yakup justru harus berjuang sendirian tanpa kepastian penghasilan. Tubuhnya semakin lemah, penglihatannya telah hilang, namun ia tetap bertahan demi bisa menyambung hidup.


Yuk kita sama-sama bantu perjuangan Yusuf demi kesembuhan Ibunya dengan cara:

  1. Klik “Donasi Sekarang";
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

 


Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Cindy LG

09 June 2026 - 20:43
Rp 20.000
Amin
Semoga amanah & sampai bantuannya ke Abah Yakub
JADI#SirkelBaik

PENGHASILAN 2500! Bantu Kakek Tunanetra Penjual Kerupuk Bertahan Hidup

WAN Kuningan
Telah mengajak 7 orang berdonasi
Rp 170.000

Tak Bisa Melihat, Tapi Abah Yakup Tetap Berjuang Demi Bertahan Hidup di Usia 86 Tahun!!!

WAN Kuningan
Telah mengajak 10 orang berdonasi
Rp 350.000