JUALAN SAMBIL NGESOT!! Bantu Lansia Penjual Mie Lidi Menyambung Hidup

JUALAN SAMBIL NGESOT!! Bantu Lansia Penjual Mie Lidi Menyambung Hidup

Rp 120.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
32 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 16 July 2026 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
MENGESOT DEMI BERJUALAN! Bantu Abah Amir Menyambung Hidup!

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

12 July 2026

Abah Amir (78 tahun) adalah seorang lansia penjual mie lidi dan makaroni goreng. Di usia yang seharusnya diisi dengan istirahat, Abah masih berjuang mencari nafkah seorang diri demi bertahan hidup. Seluruh dagangan Abah dibuat sendiri di rumah. Mie lidi dan makaroni digoreng menggunakan minyak tanah dengan alat seadanya. Dari situlah Abah berharap dagangannya habis, agar jerih payahnya hari itu tidak sia-sia.

 

 

Namun perjuangan Abah jauh lebih berat dari sekadar berjualan. Sejak tahun 2023, Abah menderita penyakit tulang pada kakinya. Kaki Abah tak bisa lagi diluruskan dan membuatnya hampir tidak bisa berjalan normal. Mobilitas Abah sangat terbatas, bahkan untuk kegiatan sederhana di rumah.

 

Untuk menuju kamar mandi saja, Abah sering kali harus merangkak di lantai. Tak jarang sarung yang ia pakai basah terkena air kamar mandi. Rasa malu kerap menghantui Abah, terutama kepada tetangga sekitar. Dalam kondisi tertentu, ketika rasa sakit terlalu hebat dan ia tak sanggup merangkak kembali ke kamar mandi, Abah terpaksa buang air kecil di celana.

 

 

Meski menahan sakit, Abah tetap memaksakan diri berjualan. Pernah suatu kali, karena kondisi kakinya yang lemah, Abah terjatuh terjungkal saat berdagang. Ketika hujan turun, Abah hanya bisa berteduh di tenda-tenda yang ada dan melanjutkan jualannya dengan kaki yang terus terasa nyeri.

 

Abah Amir tinggal bersama adiknya di sebuah rumah kontrakan kecil. Namun karena penghasilan yang terbatas dan biaya hidup yang terus berjalan, Abah menunggak kontrakan selama dua bulan.

 

 

Harapan Abah sebenarnya sederhana: bisa berobat agar kakinya kembali membaik dan ia bisa berjalan seperti dulu. Namun keterbatasan biaya membuat Abah belum mampu mendapatkan penanganan medis yang layak.

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

ika belum bisa berdonasi, mohon bantu dengan membagikan halaman galang dana ini, agar semakin banyak tangan baik yang ikut menggenggam harapan Abah.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

 

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

22 June 2026
Semua Berhak Sehat bagi Para Lansia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada kami. Berkat kebaikan dan kepedulian teman-teman semua, program pemeriksaan kesehatan bagi para lansia dapat terlaksana dengan baik.

Para lansia merupakan sosok yang telah banyak berjasa dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Namun, seiring bertambahnya usia, kebutuhan akan perhatian dan layanan kesehatan menjadi semakin penting. Melalui program cek kesehatan ini, para lansia mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan dasar sebagai langkah awal untuk menjaga kualitas hidup mereka.


Beberapa diantaranya yang terlibat dalam pemeriksaan ini, yaitu:

  1. Abah Oga, yaitu lansia penjual donat dengan kondisi mata katarak.
  2. Abah Demo, yaitu lansia 95 tahun yang bertahan hidup dengan berjualan cincau.
  3. Nek Imas, yaitu lansia yang bertahan hidup dengan menjual opak.
  4. Abah Sarpan, yaitu lansia yang hidup dari jasa panggilan gali.
  5. Abah Emen, yaitu lansia 76 yang kesehariannya harus mengangkut gas.
  6. Abah Amir, yaitu lansia 78 tahun penjual mie lidi yang kondisinya jalanpun susah dan harus mengesot.
  7. Abah Didi, yaitu lansia dengan kondisi mata katarak yang mencari nafkah dengan menawarkan jasa timbang badan.


Program ini diselenggarakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para lansia. Semoga setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat bagi mereka yang membutuhkan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Shabrin

16 July 2026 - 14:27
Rp 20.000
Amin