SERING DITAKUTI DAN DIANGGAP JIJIK!! Lansia Ini Tetap Keliling Tawarkan Jasa Asah Pisaunya
SERING DITAKUTI DAN DIANGGAP JIJIK!! Lansia  Ini Tetap Keliling Tawarkan Jasa Asah Pisaunya

SERING DITAKUTI DAN DIANGGAP JIJIK!! Lansia Ini Tetap Keliling Tawarkan Jasa Asah Pisaunya

Rp 5.920.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
47
Tercapai
19%
Sisa waktu
26 hari

Diperbarui 16 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Aksi Indonesia Dermawan (Penderma.id)
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
WAJAH MELELEH!! Lansia Pengasah Pisau Ini Paksakan Keliling Demi Upah 5000

Cerita

12 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Engkos, lansia berusia 70 tahun, yang hidup dalam kesendirian. Berjuang dan berusaha menyambung hidup meski tubuhnya sudah tua dan renta. Abah Engkos bekerja sebagai pengasah pisau, sebuah profesi yang kini sudah semakin langka dan tak banyak orang yang membutuhkan jasanya lagi, dan pendapatannya pun semakin tidak menentu.Usianya yang sudah lanjut dan fisiknya yang mulai menua membuat Abah Engkos tidak lagi bisa berjalan jauh seperti dulu.

Setiap langkahnya kini terasa berat. Tubuhnya yang ringkih tak mampu lagi menempuh jarak jauh untuk mencari pelanggan. Namun, meskipun begitu, ia tak pernah menyerah. Ia tetap berkeliling dengan kotak kayu tuanya yang berisi alat-alat asah, meski sering kali harus berhenti sejenak untuk mengistirahatkan tubuh yang lelah.

Berjuang seorang diri, Abah Engkos tinggal di sebuah kontrakan kecil seadanya. Mulai berkeliling menawarkan jasanya dari pagi hinggal malam hari. Wajahnya yang sudah mengendur dan keriput tampak seperti hasil dari waktu yang tidak pernah bisa ia lawan.

Beberapa orang sering merasa jijik melihatnya, kondisi wajahnya seperti meleleh, wajah yang penuh garis-garis kerut, dan mata yang lelah menjadi saksi perjuangan Abah Engkos.


Namun, Abah Engkos tak pernah merasa malu dengan kekurangannya.Melihat perjuangan Abah Engkos di masa tua, mari bantu ringankan kehidupan abah dengan berdonasi melalui:

1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu

3.Pilih metode pembayaran yang tersedia

Jika belum bisa berdonasi, mohon bantu dengan membagikan halaman galang dana ini, agar semakin banyak tangan baik yang ikut menggenggam harapan Abah.


Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Faris
Rp 50.000
15 October 2026, 20:36

Semoga lekas sembuh