SERING DUSIR KARNA DIKIRA PENGEMIS!! Bantu Lansia Disabilitas Penjual Kopi Bertahan Hidup

SERING DUSIR KARNA DIKIRA PENGEMIS!! Bantu Lansia Disabilitas Penjual Kopi Bertahan Hidup

Rp 615.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
22 Donatur
21 hari lagi
Bantu Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 20 June 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan BOBS Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

11 June 2026

Tak peduli harus merangkak/menyeret tubuhnya di atas jalanan demi berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Panasnya aspal, debu, hingga rasa lelah yang terus menghampiri seakan sudah menjadi bagian dari kesehariannya. Semua itu dijalani demi satu tujuan yang selalu ia pegang teguh, mencari nafkah untuk sang istri tercinta, Ibu Wati (50), yang merupakan seorang tunanetra dan pendengarannya pun sudah tidak begitu bagus. Setiap pagi, Bapak Agus (45) memulai harinya dengan menyiapkan perlengkapan dagangan kopi seduh yang akan ia jajakan secara keliling. Dengan segala keterbatasan fisik yang dimilikinya, perjalanan mencari pelanggan bukanlah perkara mudah. Ia harus merangkak/menyeret tubuhnya sambil membawa dagangannya, menempuh jalan demi jalan dengan harapan ada pembeli yang singgah menikmati secangkir kopi buatannya. Bagi Bapak Agus, pekerjaan ini bukan sekadar mencari uang. Di rumah, ada Ibu Wati yang menantikan kepulangannya. Sebagai seorang tunanetra, Ibu Wati memiliki keterbatasan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itulah, Bapak Agus merasa dirinya harus tetap kuat. Meski penghasilan dari berjualan kopi seduh keliling sering kali tidak menentu, ia tidak pernah menyerah untuk terus berusaha.Tak jarang dagangannya sepi pembeli. Ada hari-hari ketika hasil yang dibawa pulang hanya cukup untuk membeli kebutuhan pokok seadanya. Hingga hari ini, Bapak Agus tetap menjalani hidup dengan penuh keteguhan. Keterbatasan fisik yang memaksanya merangkak bukanlah alasan untuk berhenti bertanggung jawab sebagai kepala keluarga. #OrangBaik Perjuangan Bapak Agus dan Ibu Wati mengajarkan bahwa cinta dan pengorbanan sering kali hadir dalam bentuk yang sederhana namun luar biasa. Mari bersama-sama membantu meringankan beban mereka agar kehidupan yang dijalani bisa menjadi sedikit lebih ringan dan penuh harapan.





Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

16 June 2026 05:38
Rp 20.000
Amin
Ya Allah tolonglah kami agar sedekah ini membawa keberkahan bagi yang memberi dan yang menerima, agar kami panjang umur, diberikan kesehatan selalu , dilancarkan ibadahnya dan segala urusannya, berkah dan lancar rezekinya, diampuni segala dosa2nya, mempunyai anak2 sholehah, bahagia dunia dan akhirat..Aamiin Allahumma Aamiin 🤲🤲 Bismillah doa yang baik...
JADI#SirkelBaik

NGESOT DI JALANAN!! Bantu Penjual Kopi DISABILITAS Berjuang Nafkahin Istrinya Yang TUNANETRA

Yayasan BOBS Peduli
Telah mengajak 3 orang berdonasi
Rp 90.000

Seret Tubuh Jual Kopi Keliling, Demi Istri yang Tak Bisa Melihat dan Mendengar

Yayasan BOBS Peduli
Telah mengajak 1 orang berdonasi
Rp 20.000