Ayah ini tidak takut capek bekerja. Yang ia takutkan adalah kehilangan anaknya.
Ulum saat ini hanya bisa terbaring lemah karena tumor di leher yang semakin parah. Setiap hari ia menahan sakit, sementara tubuhnya terus melemah. Dokter menyarankan penanganan lebih lanjut, namun keterbatasan biaya membuat pengobatan yang dibutuhkan belum bisa dijalani.

Di usianya yang sudah 59 tahun, Pak Ule tetap bekerja sebagai tukang ojek dan buruh harian demi mencari harapan untuk kesembuhan anaknya. Penghasilannya tak menentu, bahkan untuk membeli obat pereda nyeri terkadang beliau harus meminjam uang kepada tetangga.
Di tengah keterbatasan, Pak Ule masih terus berjuang. Karena baginya, selama masih ada harapan, ia tidak akan berhenti berusaha untuk anaknya.

Mari bantu ringankan perjuangan Ulum. Setiap dukungan yang diberikan sangat berarti untuk membantu kebutuhan pengobatan dan langkah menuju kesembuhannya. ❤️🙏🏻