UPAH HANYA 1.500!! Bantu Lansia Tukang Rongsok Bertahan
UPAH HANYA 1.500!! Bantu Lansia Tukang Rongsok Bertahan

UPAH HANYA 1.500!! Bantu Lansia Tukang Rongsok Bertahan

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
30 hari

Diperbarui 02 November 2026, 15:00 WIB

Penggalang Dana

Arah Cahaya
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
PUASA BERTAHUN-TAHUN DAN HANYA MAKAN JAGUNG MENTAH! Bantu Mbah Sriyati Hidup Lebih Layak

Cerita

02 November 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia senjanya, Mbah Sriyati hanya bisa berjuang seorang diri untuk bertahan hidup. Sejak suaminya meninggal 10 tahun lalu, Mbah tinggal sendirian di rumah yang sudah tua dan hampir roboh. Tak ada keluarga yang menemani, sehingga setiap hari Mbah harus berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk makan sehari-hari, Mbah mencari barang rongsokan dan menjualnya dengan hasil yang tak seberapa. Penghasilannya bahkan tak cukup untuk membeli beras dan lauk. Mbah hanya bisa makan jagung yang dicampur air. Jagung itu pun terkadang harus berutang kepada tetangga, lalu Mbah membayarnya dengan membantu membersihkan rumah tetangga. “Makananku setiap hari ya cuma jagung tak campur sama air, Le. Mbah gak kuat beli beras, gak kuat beli lauk,” ujar Mbah.


Bukan hanya soal makanan, tempat tinggal Mbah pun sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempatinya sudah tua, banyak bagian yang rusak, berantakan, dan atapnya bocor. Dengan kondisi tubuh yang semakin renta dan penghasilan yang hanya cukup untuk makan, Mbah tak punya kemampuan untuk memperbaikinya. Terlebih saat hujan turun, Mbah harus tetap bertahan di rumah yang tak lagi mampu melindunginya dengan baik.


Karena keterbatasan untuk membeli makanan, Mbah bahkan memilih untuk berpuasa hampir setiap hari. Hal itu sudah dijalaninya selama sekitar 3 tahun. “Hampir setiap hari puasa, Le, sudah 3 tahun. Tak niatkan tirakat sama ngirit buat makan,” tutur Mbah. Meski hidup dalam serba kekurangan, Mbah tetap berusaha menjalani hari dengan sabar dan tidak meninggalkan ibadah. Kini, Mbah Sriyati membutuhkan uluran tangan kita. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan harian Mbah serta membantu memperbaiki rumahnya yang sudah rusak, agar Mbah tidak lagi harus khawatir tentang makanan dan tempat berteduh di usia senjanya. Yuk, kita hadir untuk Mbah Sriyati. Jangan biarkan seorang lansia yang hidup sendirian masih harus menahan lapar dan tinggal di rumah yang hampir roboh. Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi jalan bagi Mbah untuk menjalani hari-harinya dengan lebih layak dan tenang. Donasi sekarang dan bantu Mbah Sriyati. ❤️



Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Arah Cahaya
24 October 2026

PENYALURAN TAHAP 1

HALO DONATUR!

Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia ya.

Ada kabar baik dari Mbah Sriyati,yang beberapa waktu lalu mendapat perhatian dan dukungan dari para donatur

Pada beberapa waktu lalu, tim Yayasan Arah Cahaya Indonesia telah mengunjungi Mbah Sriyati sekaligus menyalurkan bantuan yang telah berlangsung secara bertahap. Bantuan yang diberikan kali ini digunakan untuk kebutuhan sehari hari simbah, bantuan berupa sembako dan uang tunai,

simbah merasa sangat senang dan terharu mengetahui begitu banyak orang yang peduli dan ikut memberikan perhatian untuknya. Mbah juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah membersamai perjuangannya,

Yuk, bersama-sama kita doakan semoga kehidupan Mbah sriyati semakin membaik dan bantuan yang diberikan bisa membawa manfaat untuk hari-harinya.

terimakasih sudah menjadi bagian dari kebaikan ini. Berkat kepedulian dan ketulusan hati Kakak, Mbah Djapar bisa terus melanjutkan kehidupan dengan kondisi yang lebih baik dan lebih layak.

Semoga setiap kebaikan yang diberikan dibalas dengan kebaikan yang berlipat,

Salam hangat,

Yayasan Arah Cahaya Indonesia