Diperbarui 04 November 2026, 00:00 WIB
Di usia 79 tahun, Abah Junaedi masih harus mendorong gerobak cendol seberat sekitar 100 kg setiap hari demi memenuhi kebutuhan hidup bersama istrinya. Selama 20 tahun, Abah berjualan dari pukul 09.00 hingga 17.00. Dahulu, ia sanggup berkeliling hingga 5 kilometer, tetapi kini penyakit asam urat dan rematik membuat kakinya sakit sehingga tak lagi mampu berjualan keliling. Meski begitu, Abah tetap berusaha mencari nafkah di usia senjanya.
Dari hasil berjualan, Abah hanya memperoleh sekitar Rp30.000 hingga Rp50.000 sehari, itu pun tidak menentu. Padahal, ia harus mengeluarkan modal dagangan hingga Rp300.000. Dagangan yang dibuat sendiri terkadang tidak habis terjual dan terpaksa dibuang karena akan basi jika disimpan hingga esok hari. Ketika penghasilan tidak mencukupi, Abah terpaksa berutang ke warung untuk membeli beras, telur, bahkan memenuhi modal jualannya.
Penderitaan Abah semakin berat karena dirinya dan sang istri sama-sama mengalami sakit pada kaki. Ketika memiliki uang, Abah berusaha membeli obat atau memeriksakan diri ke dokter dan klinik. Namun, saat tak ada uang, mereka hanya mengandalkan obat warung. Jika obat habis dan tak mampu membeli lagi, rasa sakit seperti ada semut yang menjalar di kaki kembali terasa hingga membuat mereka kesulitan tidur.
Di tengah penghasilannya yang pas-pasan, Abah juga masih menanggung utang lebih dari Rp6 juta kepada KUD serta Rp300.000 kepada warung untuk modal usaha dan kebutuhan sehari-hari. Di usia yang seharusnya bisa lebih banyak beristirahat, Abah justru masih harus bekerja sambil menahan sakit demi menghidupi keluarganya. Ia hanya berharap suatu hari bisa membuka warung kecil di rumah, melunasi utang, dan memiliki cukup uang untuk berobat bersama istrinya.
Sahabat Peduli, mari bantu ringankan perjuangan Abah Junaedi agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, melunasi utang modal usahanya, serta mendapatkan pengobatan untuk dirinya dan sang istri. Jangan biarkan Abah terus berjuang mencari nafkah sambil menahan sakit di usia senjanya. Sisihkan sebagian rezeki terbaikmu untuk membantu Abah Junaedi.
mari bantu Abah Junaedi dengan cara:
1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu
3.Pilih metode pembayaran yang tersedia
Semoga setiap rupiah yang kita sisihkan menjadi jalan rezeki untuk Abah Junaedi, mengurangi lelahnya di usia senja, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita.Aamiin

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung