Diperbarui 17 October 2026, 03:00 WIB
Sejak usia 5 tahun, Pak Arul kehilangan penglihatannya karena cacing pita. Kini di usia 42 tahun, ia tetap berusaha mencari nafkah dengan berjualan telur asin keliling demi menghidupi istri dan kedua anaknya. Setiap hari, Pak Arul mulai berjualan sejak pagi. Dari setiap telur asin yang terjual, keuntungannya hanya sekitar Rp1.000. Penghasilannya pun tidak menentu, berkisar Rp10.000 hingga Rp30.000 per hari. Saat ada panggilan, malam hari ia kembali bekerja sebagai tukang pijat untuk mencari tambahan.
Keterbatasan penglihatan membuat aktivitas berjualan tidak mudah. Pak Arul kesulitan membedakan nominal uang dan harus mengandalkan kejujuran pembeli. Sayangnya, ia pernah ditipu dengan pembayaran yang tidak sesuai atau dagangannya diambil tanpa dibayar. Kerugian itu akhirnya harus ia tanggung sendiri.seharga Rp600.000Istri Pak Arul juga tunanetra dan sesekali menerima jasa pijat dari rumah. Mereka tinggal bersama dua anak di kontrakan, tapi karena penghasilan terbatas, pembayaran kontrakan sering dicicil dan kini masih ada tunggakan. Untuk kebutuhan makan, keluarga ini juga terkadang harus berutang ke warung.
Kesulitan ekonomi bahkan membuat anak pertama Pak Arul berhenti sekolah setelah lulus SMP karena tidak ada biaya melanjutkan ke SMA. Kini anakny lebih banyak berada di rumah membantu menjaga adiknya yang masih berusia 2 tahun.
Pak Arul memiliki harapan sederhana, yaitu membuka warung kecil di rumah agar tidak perlu lagi berjualan keliling dengan segala risiko yang dihadapi dan juga ingin anaknya bisa kembali melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Mari ringankan perjuangan Pak Arul agar ia dapat memiliki usaha yang lebih aman, memenuhi kebutuhan keluarganya, dan membuka kembali kesempatan sekolah bagi anaknya.
mari bantu Abah dengan cara:
1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu
3.Pilih metode pembayaran yang tersedia Semoga setiap rupiah yang kita sisihkan menjadi jalan rezeki untuk Abah Kani, mengurangi lelahnya di usia senja, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita.Aamiin

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Semoga sehat selalu, dan semoga amanah menyampaikan dananya kepada yang membutuhkan
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung