SERING DIHINA KARENA DISABILITAS! Bantu 3 Penjual Disabilitas Ini Berjuang Demi Bertahan Hidup!
SERING DIHINA KARENA DISABILITAS! Bantu 3 Penjual Disabilitas Ini Berjuang Demi Bertahan Hidup!

SERING DIHINA KARENA DISABILITAS! Bantu 3 Penjual Disabilitas Ini Berjuang Demi Bertahan Hidup!

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
30 hari

Diperbarui 04 November 2026, 15:35 WIB

Penggalang Dana

Global Sedekah Movement
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

04 November 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di balik keterbatasan fisik, ada banyak penyandang disabilitas dari keluarga dhuafa yang tetap berusaha mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup. Bagi mereka, bekerja bukan perkara sederhana. Setiap langkah, setiap dagangan yang terjual, bahkan setiap hari bisa menjadi perjuangan besar. Salah satunya adalah Abah Iji, yang membuat dan menjual keset keliling. Setelah mengumpulkan sekitar lima keset, barulah ia berkeliling menawarkan dagangannya. Dari setiap keset yang terjual, keuntungan yang diperoleh hanya sekitar Rp6.000. Di tengah perjuangannya, Abah bahkan masih harus menghadapi hinaan karena kondisi fisiknya. Ada pula Mak Nonok, penyandang disabilitas berusia 59 tahun yang tetap berjualan kue kering dengan menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Penghasilannya tidak menentu, sekitar Rp50.000 hingga Rp80.000 saat dagangan laku, itu pun masih berupa pendapatan kotor sebelum dikurangi modal. Perjuangan serupa dijalani Bu Elis. Dengan hanya mengandalkan tangan kirinya dan kondisi kaki yang terbatas, ia tetap membuat dan menjual kue basah. Kondisi fisik dan cuaca membuatnya hanya mampu berjualan sekitar 4–5 kali dalam sebulan. Penghasilannya sekitar Rp300.000 per bulan, sementara biaya kontrakan mencapai Rp400.000. Mereka tidak berhenti berusaha meski penghasilan kecil, mobilitas terbatas, dan kebutuhan hidup terus berjalan. Mereka hanya ingin tetap mandiri dan memperoleh penghasilan dari kemampuan yang masih dimiliki. Melalui program Sedekah Pejuang Nafkah Disabilitas, bantuan yang terkumpul diharapkan dapat mendukung kebutuhan hidup, modal usaha, alat bantu, serta keberlangsungan pekerjaan para pejuang nafkah disabilitas.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung