Yusuf Rela Jual Donat Demi Ibu Kanker Nasofaring

Yusuf Rela Jual Donat Demi Ibu Kanker Nasofaring

Rp 0
terkumpul dari Rp 150.000.000
0 Donatur
83 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan BOBS Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Deskripsi

10 April 2026

"TUHAN TOLONG JANGAN AMBIL IBUKU"

"Aku hanya punya ibu tak ada lagi tempat bertumpu selain Ibu" lirih Yusuf

Sejak Usia Yusuf 7 bulan Yusuf hanya tinggal berdua bersama ibunya. 

Ibu Nendah (52 tahun) tinggal di Cimahi, saat ini tengah berjuang melawan kanker nasofaring / Malignant Neoplasm Overlapping Nasopharynx Site (C11.8) atau Kanker Ganas Pada Nasofaring (bagian atas tenggorokan dibelakang hidung) yang menggerogoti kesehatannya.

35f8c8aa-a5e0-4094-8d9f-36b55ff67e04.jpgPenyakit ini membuat aktivitas sehari-harinya sangat terbatas, bahkan untuk sekadar berjualan seperti dulu pun sudah tak lagi mampu. Kondisi tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga kecil mereka yang kini harus menghadapi kenyataan hidup yang tak mudah. Di balik perjuangan Ibu Nendah, ada kisah yang tak kalah menyayat hati. Yusuf, anaknya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA, harus memikul tanggung jawab besar di usia yang masih sangat muda. Ia telah ditinggal ayahnya sejak usia 7 bulan karena meninggal dunia, sehingga sejak kecil hanya bergantung pada kasih sayang dan perjuangan sang ibu seorang diri.

1c764908-1ccc-4b97-8db8-912a2e55d2ae.jpgKini, sejak ibunya divonis kanker nasofaring, Yusuf terpaksa mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga. Ia melanjutkan usaha ibunya dengan berjualan donat sepulang sekolah. Donat yang dijualnya bukan hasil produksi sendiri, melainkan diambil dari orang lain untuk kemudian dijajakan kembali demi mendapatkan sedikit keuntungan.

Dari setiap donat yang terjual, Yusuf hanya memperoleh keuntungan sebesar Rp1.000. Meski terlihat kecil, bagi Yusuf angka tersebut sangat berarti. Dalam sehari, jika semua donatnya habis terjual, ia bisa membawa pulang sekitar Rp50.000 untuk membantu kebutuhan hidup mereka.

c274ca94-327c-11f1-bea9-c2ec4809c5d5_378B93610F0F7833.jpgUang hasil berjualan tersebut tidak hanya digunakan untuk biaya pengobatan ibunya, tetapi juga untuk membayar kontrakan serta memenuhi kebutuhan sekolah Yusuf. Di usia yang seharusnya fokus belajar, ia justru harus membagi waktu antara pendidikan dan mencari nafkah demi bertahan hidup. Namun, perjuangan Yusuf tidak selalu berjalan mulus. Tidak setiap hari dagangannya laris manis. Sering kali donat yang ia jual hanya habis sebagian, bahkan terkadang banyak yang tidak terjual sama sekali. Meski begitu, Yusuf tetap bertahan dan tidak menyerah pada keadaan. Demi membantu ibunya, Yusuf rela berjualan hingga malam hari, menahan lelah setelah seharian belajar di sekolah. Kisahnya menjadi gambaran nyata tentang keteguhan hati dan bakti seorang anak kepada ibunya, yang tetap berjuang di tengah keterbatasan dan cobaan hidup yang begitu berat.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik