Tiap harinya, Abah Dede harus mencari nafkah sambil merawat istrinya yang terbaring lemah akibat stroke. Di usianya yang makin renta, ia masih berjuang berjualan rambut nenek berkeliling demi memenuhi kebutuhan hidup, meski penghasilannya sering kali tak cukup bahkan untuk biaya sehari-hari.

Sudah 25 tahun Abah Dede mengandalkan jualan gulali dengan penghasilan yang sangat terbatas dan tidak menentu. Saat dagangan tak habis, ia hanya membawa pulang sedikit uang setelah dipotong ongkos, bahkan kerap harus mengalah ketika dagangannya diminta gratis karena tak ingin ribut. Namun di rumah, tanggung jawab besar menantinya untuk merawat istri dan membiayai sekolah cucunya yang masih SMA.

Abah Dede berharap bisa memiliki usaha kandang ayam di rumah agar tetap dapat mencari nafkah tanpa meninggalkan istrinya. Ia juga sangat membutuhkan kursi roda, agar istrinya bisa dipindahkan dengan lebih layak tanpa harus diseret dengan kain seperti yang selama ini terpaksa ia lakukan. Dukungan Anda dapat menjadi jalan agar Abah Dede dan keluarganya bisa hidup lebih manusiawi dan bermartabat.
