"Mbah Wiwik setiap hari berkeliling menjual balon dengan sepedanya sambil membawa anaknya yang berkebutuhan khusus. Berkekililing dari pagi sampai malam, tapi keuntungan yang ia dapatkan hanya 2–3 ribu rupiah per balon, itu pun belum termasuk kerugian ketika balonnya meletus karena panas. Meski hasilnya sangat kecil, Mbah harus tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

"Di rumah, suami Mbah sedang sakit paru-paru sudah lama dan membutuhkan biaya berobat. Sementara anaknya juga harus rutin menjalani terapi karena Mbah ingin anaknya bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Dengan segala keterbatasan, Mbah tetap berusaha keras agar keluarganya bisa bertahan.

Kondisi rumah Mbah pun jauh dari kata layak. Ia berharap suatu hari bisa memiliki pekerjaan tetap, namun mbah juga takut, jika beliau bekerja, siapa yang akan menjaga dan mengurus anaknya?
Orang baik, mari bersama membantu meringankan beban yang dipikul Mbah Wiwik. Bantuanmu hari ini bisa menjadi harapan besar untuk keluarga kecil ini. â¤ï¸
