Asih Bumi Insani

29 May 2026
Laporan Penyaluran Abah Kandi

Alhamdulillah, kegiatan penyaluran program “Donasi untuk Abah Kandi” kembali dilaksanakan. Amanah dari para donatur sebelumnya telah membantu Abah Kandi yang dahulu berjualan pensil di jalanan. Berkat bantuan modal usaha yang diberikan, kini Abah dan istrinya dapat membuka warung kecil di rumah dan usaha tersebut masih berjalan hingga saat ini.

Pada penyaluran kali ini, bantuan yang diberikan berupa uang tunai, sembako, serta tambahan modal usaha untuk membantu mengisi kembali dagangan di warung mereka yang sebelumnya banyak rusak dan habis saat istrinya sakit. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Abah dan istrinya agar warung kecil mereka bisa terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun di tengah perjuangan tersebut, Abah Kandi dan sang istri kembali diuji dengan kondisi kesehatan yang menurun. Istri Abah sempat sakit selama kurang lebih dua bulan hingga warung tidak ada yang menjaga. Akibatnya, banyak dagangan yang rusak karena meleleh terkena panas matahari dan sebagian habis dimakan tikus. Tidak hanya itu, istri Abah juga harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 4 hari dengan biaya perawatan mencapai sekitar Rp500.000 per hari atau total kurang lebih Rp2.000.000. Karena keterbatasan ekonomi, biaya tersebut terpaksa dipinjam dari saudara mereka.



Setelah kondisi istrinya membaik, Abah dan istri juga harus kembali mencari modal agar warung bisa berjalan lagi. Demi bertahan hidup, mereka kembali meminjam uang sebesar Rp1.500.000 untuk modal usaha dan kebutuhan sehari-hari. Hingga saat ini, total hutang mereka kepada saudara mencapai sekitar Rp3.500.000 untuk biaya pengobatan dan modal usaha.

Selain kondisi ekonomi yang sulit, Abah Kandi kini juga mengalami penurunan daya ingat dan pendengaran yang semakin berkurang. Menurut sang istri, Abah masih sering pergi meninggalkan rumah karena lupa arah pulang. Saat hal itu terjadi, istrinya harus berkeliling mencari Abah dengan naik ojek ke beberapa tempat. Karena mereka hanya tinggal berdua dan saudara berada cukup jauh, keduanya hanya bisa saling mengandalkan satu sama lain. Bahkan saat istrinya sakit dan dirawat, Abah sempat harus dititipkan sementara ke rumah saudaranya agar tetap ada yang menjaga.

Saat ditanya apa harapan sederhana yang masih mereka inginkan, sang istri dengan mata berkaca-kaca mengatakan bahwa ia ingin sekali bisa berqurban. Sebuah keinginan sederhana yang selama ini belum pernah bisa mereka wujudkan karena keterbatasan ekonomi. Selama hidupnya, mereka mengaku belum pernah mampu untuk berkurban dan hanya bisa melihat orang lain berbagi setiap Hari Raya Idul Adha.

Meski hidup dalam keterbatasan, Abah Kandi dan istrinya tetap berusaha bertahan dan bersyukur karena kini Abah sudah tidak perlu lagi berjualan pensil di jalanan. Warung kecil di rumah menjadi satu-satunya harapan mereka untuk melanjutkan hidup sehari-hari. Terimakasih kepada seluruh donatur dan orang-orang baik yang terus membantu perjuangan Abah Kandi. Semoga setiap kebaikan dibalas dengan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang berlipat ganda oleh Allah SWT. 🤲

Asih Bumi Insani

10 January 2026
Laporan Penyaluran Abah Kandi

Alhamdulillah, saat ini Abah Kandi, lansia penerima manfaat, sudah tidak lagi berjualan keliling di jalan. Sebelumnya beliau berjualan pensil dan aksesoris, namun karena kondisinya yang semakin mengkhawatirkan, Abah Kandi kini sering linglung, lupa waktu, bahkan pernah lupa jalan pulang, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk beraktivitas di luar rumah.

Sebagai bentuk kepedulian, penyaluran donasi telah diberikan berupa uang tunai untuk menunjang kebutuhan kesehatan Abah Kandi dan istrinya, sembako untuk kebutuhan sehari-hari, serta modal usaha berupa berbagai keperluan warung agar beliau tetap memiliki sumber penghasilan yang lebih aman. Dengan memiliki usaha warung ini, Abah Kandi dan istrinya sangat terbantu agar dapat mendapat penghasilan dari rumah.

Terima kasih kepada Ayah Bunda dan orang-orang baik atas kepeduliannya. Mohon doa agar Abah Kandi senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan ketenangan di hari tuanya 🤲